Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Alasan Pak Harto & Gus Dur Urung Dijadikan Pahlawan Nasional

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Jum'at, 08 November 2019 |18:14 WIB
Alasan Pak Harto & Gus Dur Urung Dijadikan Pahlawan Nasional
Jimly Asshiddiqie (Foto: Okezone)
A
A
A

Jimly menerangkan, saat TAP MPR yang mengatur pemberhentian Bung Karno dicabut pemerintah mencari jalan keluar agar dwi tunggal Soekarno-Hatta bisa dikukuhkan menjadi pahlawan nasional karena telah mengantarkan kemerdekaan Indonesia.

"Menurut definisi baru adalah pahlawan nasional tidak punya cacat hukum sepanjang hidupnya. Nah kalau dia diberikan berarti selesai itu cacat hukumnya. Maka itu jadi solusi," kata Jimly.

Jimly menjelaskan, pemerintah juga belum mewacanakan agar Pak Harto dan Gus Dur menjadi pahlawan nasional karena berpotensi menjadi kontroversial. Ia pun berharap generasi mendatang bisa mencarikan solusi agar dua tokoh bangsa itu bisa dikukuhkan sebagai pahlawan nasional.

"Mungkin generasi yang akan datang. Kalau Pak Harto itu jasanya besar sekali terlepas dari orang suka atau tidak, benci atau tidak atau ini kelompok orang lain, musuh dan sebagainya. Tapi kan kita harus fair menerima tokoh sejarah. Besar sekali jasanya selama 32 tahun memimpin Indoensia. Masalahnya kalau dia di kasi tapi Gus Dur nggak, kan bagaimana kata orang reformis jadi serba salah," tandasnya.

(Edi Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement