nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PBB Peringatkan Ethiopia, Kenya, Eritrea dan Sudan soal Invasi Belalang

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Sabtu 09 November 2019 19:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 09 18 2127820 pbb-peringatkan-ethiopia-kenya-eritrea-dan-sudan-soal-invasi-belalang-JecUe5seZq.jpg Ilustrasi Foto/Reuters

ADIS ADABA - PBB mengatakan bahwa jika belalang Ethiopia tidak dikendalikan, maka serangga pemakan tanaman bisa "menyerang" negara-negara tetangga.

Pemerintah Ethiopia telah menyerukan "tindakan segera" untuk menangani masalah yang mempengaruhi empat dari sembilan negara negara itu, kata satu pernyataan PBB melansir BBC, Sabtu (9/11/2019).

Di negara bagian Amhara utara, beberapa petani kehilangan "hampir 100%" hasil panen pokok mereka, teff, tambahnya.

Upaya untuk mengendalikan serangan sejauh ini belum efektif.

Baca juga: 21 Tahun Hilang, Mahkota Abad 18 Kembali ke Ethiopia

Baca juga: Pastor Ethiopia Tewas Diganyang Buaya Saat Membaptis Jemaatnya

Pekerjaan pihak berwenang juga telah dipengaruhi oleh "rasa tidak aman yang sedang berlangsung" di beberapa daerah di negara itu, menurut Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO).

"Kami perlu bertindak cepat dan memobilisasi sumber daya yang diperlukan segera untuk meningkatkan kontrol dan tindakan pencegahan," kata perwakilan FAO Ethiopia Fatouma Seid.

Pekan lalu, pemerintah mengatakan telah mengirim pesawat ke daerah yang terkena dampak untuk mencoba mengatasi masalah dari udara.

Secara keseluruhan, belalang padang pasir telah melahap tanaman pangan dan padang rumput di hamparan tanah yang meliputi bagian dari negara-negara bagian Tigray, Amhara, Oromia dan Somalia.

FAO memperkirakan bahwa serangga memakan 1,8 juta ton vegetasi per hari di 350 km persegi (135 mil persegi) negara itu.

Jika langkah-langkah kontrol tambahan gagal maka belalang "bisa terus bergerak di dalam Ethiopia dan menyerang" timur laut Kenya, bagian dari Eritrea, dan pantai selatan Sudan, kata FAO.

Belalang diduga telah menyebar dari Yaman tiga bulan lalu.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini