DHAKA - Topan Bulbul telah melanda wilayah pesisir Bangladesh dan India, menewaskan sedikitnya 13 orang. Sementara itu lebih dari dua juta orang lainnya terpaksa menghabiskan malam di tempat penampungan akibat terjangan badai.
Badai Bulbul membawa angin dengan kecepatan hingga 120km/jam, melukai puluhan korban dan menghancurkan ribuan rumah.
Menteri manajemen bencana India mengatakan bahwa tujuh orang tewas di Negara Bagian Benggala Barat, India akibat topan. Di Bangladesh, lima dari enam korban tewas akibat tertimpa pohon yang tumbang.
BACA JUGA: Antisipasi Terjangan Topan Bulbul, Lebih dari 1,8 Juta Orang di Bangladesh Dievakuasi
Seorang pejabat di Distrik Bhola Bangladesh mengatakan bahwa ada kekhawatiran yang meningkat setelah dua kapal penangkap ikan yang membawa lebih dari 30 orang gagal kembali ke pelabuhan.
Sementara seorang pejabat lain mengatakan kepada Reuters bahwa sekira 1.200 turis, sebagian besar dari mereka warga Bangladesh, terjebak di Pulau St Martin, bagian dari distrik Bazar Cox.

Foto: EPA.
"Mereka semua akan diselamatkan," katanya sebagaimana dilansir BBC.
Layanan di banyak pelabuhan laut dan bandara di wilayah itu juga ditangguhkan - termasuk bandara Kolkata yang sibuk. Dua pelabuhan terbesar Bangladesh, Mongla dan Chittagong, ditutup dan penerbangan ke bandara Chittagong dihentikan.
Pantai dataran rendah Bangladesh sering dilanda topan yang mematikan, tetapi negara itu telah berhasil mengurangi jumlah korban dalam beberapa tahun terakhir.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.