#OkBoomer Semua orang ada sejarah, termasuk saya.
— Syed Saddiq (@SyedSaddiq) November 11, 2019
I cannot change my past, but i can change my future.
I owned up to it. Saya mengaku dan tidak mahu menipu.
Ini pada tahun 2013. Isu lapuk.
Jom bincang isu dasar, isu negara. Focus should be on the rakyat. https://t.co/O7MVYRUZO6
“#OkBoomer, semua orang memiliki sejarah termasuk saya. Saya tidak bisa mengubah masa lalu saya, tapi saya bisa mengubah masa depan saya. Saya mengakui hal itu. Saya mengakuinya dan saya tidak ingin berbohong. Ini pada 2013. Ini masalah yang sudah ketinggalan zaman. Mari kita bicara tentang masalah kebijakan dan bangsa. Fokusnya harus pada rakyat," demikian ditulis Syed Saddiq dalam akun Twitternya sebagaimana dilansir World of Buzz.
BACA JUGA: Unggah Foto Berendam di Bak Mandi, Menpora Malaysia Dikritik
Istilah #OkBoomer digunakan sebagai kata penolakan yang ditujukan untuk generasi baby boomer (generasi yang lahir antara 1946 dan 1964), yang memandang rendah perjuangan generasi millennial (generasi kelahiran antara 1981 dan 1996).
Respons dari Syed Saddiq mendapat dukungan dari warganet, yang mendorongnya untuk tidak memedulikan para kritik dan terus bekerja. Posting Syed Saddiq sejak itu telah mengumpulkan lebih dari 18.200 retweet.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.