nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kebakaran Hutan Australia, WNI Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 12 November 2019 17:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 12 18 2128902 kebakaran-hutan-australia-wni-diimbau-tingkatkan-kewaspadaan-pi9rYWwNzK.jpg Petugas memadamkan kebakaran hutan Australia. (Foto/EPA)

JAKARTA – Kementerian Luar Negeri mengimbau kepada warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Australia untuk meningkatkan kewaspadaan terkait kebakaran hutan yang melanda negara itu.

“Dihimbau kepada masyarakat Indonesia di New South Wales dan Queensland untuk meningkatkan kewaspadaan, dan menghindari daerah-daerah terjadinya kebakaran,” tulis Konsulat Indonesia di Sydney melalui Twitter yang dikutip Okezone, Selasa (12/11/2019).

Kebakaran hutan telah melanda sejumlah wilayah di Australia Timur sejak pekan lalu, yang telah menewaskan tiga orang dan menghanguskan lebih dari 150 rumah.

Baca juga: Kebakaran Hutan di Australia Catat Rekor Terburuk

Baca juga: Catatan Pemadam Kebakaran Hutan Australia: Kami Utang Susu

Foto/Reuters

Ada lebih dari 100 titik kebakaran masih terjadi di New South Wales dan Queensland hingga saat ini. Api diperkirakan masih akan berkobar hingga beberapa hari ke depan. 

"Kami mengimbau Anda yang berada di sekitar lokasi terdampak untuk meningkatkan kewaspadaan, menghindari titik lokasi kebakaran, dan mengikuti imbauan otoritas setempat seperti Fire and Resque NSW (fire.nswgov.au) dan Queensland Fire and Emergency Services (qfes.qld.gov.au)," isi imbauan Kemenlu.

Adapun nomor darurat yang bisa dihubungi adala KJRI Sydney di nomor 0423 760 106 atau melalui Tombol Darurat aplikasi Safe Travel Kementerian Luar Negeri RI. Atau dapat menghubungi nomor 000 untuk fire emergency dan nomor 1800 679 737 untuk Bush Fire Information Line.

Di New South Wales, lokasi kebakaran terburuk, anggota pemadam kebakaran telah mencoba memadamkan ratusan kobaran yang terjadi sejak bulan September. Bulan lalu, dua orang meninggal dunia ketika mencoba melindungi rumah mereka.

Kebakaran telah melanda 2.000 hektare semak-semak yang di dalamnya ada kawasan perlindungan koala. Dikhawatirkan ratusan ekor hewan tersebut mati karena api.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini