Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sepenggal Kisah "Kuncen" Katulampa, Ujung Tombak Informasi Banjir Jakarta

Putra Ramadhani Astyawan , Jurnalis-Sabtu, 16 November 2019 |13:00 WIB
Sepenggal Kisah
Ilustrasi Bendung Katulampa (foto: Okezone)
A
A
A

Banyak pengalaman yang ia rasakan selama menjadi petugas bendungan. Salah satunya menjadi saksi tingginya debit air yang mengalir di Bendung Katulampa yang sempat membuat Jakarta tenggelam di tahun 1996, 2007, 2010, 2013, dan 2014. Ketinggian debit air mencapai 250 sentimeter.

"Terparah terjadi pada tahun 2007. Waktu itu hujan merata terjadi di wilayah Bogor selama beberapa jam. Saat magrib, air tiba-tiba naik sampai masuk ke rumah warga sekitar Katulampa sampai Jakarta banjir parah. Kalau terakhir, titik yang sama (250 cm) itu tahun 2018 tapi gak separah dulu," kata dia.

Karena cinta dengan profesinya, Andi mengaku tak peduli harus bekerja siang dan malam memantau Bendung Katulampa yang menurutnya tugas mulia.

"Mau gimana pun kondisinya dan pekerjaannya, saya tetap mencintai pekerjaan saya saat ini. Menurut saya ini pekerjaan mulia yang juga menyangkut keselamatan banyak orang," pungkas Andi.

(Fiddy Anggriawan )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement