nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Turki Sebut Serangan Bom Mobil Milisi Kurdi Tewaskan 10 Orang di Al-Bab Suriah

Minggu 17 November 2019 04:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 17 18 2130821 turki-sebut-serang-bom-mobil-milisi-kurdi-tewaskan-10-orang-di-al-bab-suriah-8EMCaRK4Wx.jpg Beberapa Tentara Turki Berjaga di Sebuah Pos Pengamanan di Penyeberangan Atmeh di Perbatasan Turki-Suriah (foto: Reuters/Khalil Ashawi)

SURIAH - Sebuah serangan bom mobil yang dilakukan oleh pejuang Kurdi Suriah telah menewaskan 10 orang dan melukai lebih dari 15 di kota perbatasan Al-Bab di Suriah Utara, pada Sabtu 16 November 2019. Hal tersebut dibenarkan Kementerian Pertahanan Turki.

Diketahui, Kota tersebut telah direbut pasukan Turki dalam serangan tahun 2016. Kantor berita Turki, Anadolu, yang dikelola pemerintah mengatakan 18 orang tewas dan sedikitnya 30 lainnya terluka dalam serangan itu. Dikatakan pula, beberapa mobil dan bangunan di sekitar ledakan itu juga telah rusak.

Baca Juga: Penyanyi Chile Telanjang Dada Protes Pemerintah: Mereka Menyiksa, Memperkosa dan Membunuh 

Turki dan sekutu pemberontak Suriah sejauh ini telah melancarkan tiga serangan terpisah di Suriah Utara terhadap ISIS dan milisi Kurdi, merebut daerah di sepanjang perbatasannya. Mereka meluncurkan serangan lain terhadap Kurdi di Suriah Timur Laut pada bulan lalu.

Ankara memandang milisi Kurdi, komponen utama Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung AS, sebagai kelompok teroris yang terkait dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang yang telah melakukan pemberontakan selama puluhan tahun di Turki.

Dalam sebuah pernyataan di Twitter, Kementerian Pertahanan mengatakan Kurdi telah meledakkan bom mobil di terminal bus Al-Bab, menewaskan 10 orang.

"Teroris yang tidak manusiawi dan tidak beradab PKK/YPG terus menargetkan warga sipil tak berdosa menggunakan metode yang sama seperti DAESH (ISIS)," kata kementerian itu seperti dikutip VOAIndonesia.

Serangan terbaru Turki dikutuk oleh sekutu Barat Ankara, yang mengatakan serangan itu dapat menghambat perang melawan ISIS di Suriah. Turki telah menepis kekhawatiran tersebut dengan mengatakan akan terus memerangi ISIS.

Baca Juga: Kisah Perempuan 92 Tahun Jahit 20 Ribu Baju untuk Anak-Anak

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini