GROBOGAN - Jenazah dua korban longsor proyek pengerjaan double track KRL Sukabumi-Bogor, tiba di rumah duka Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah (Jateng). Pihak keluarga ikhlas dengan peristiwa nahas yang menimpa.
Sebagaimana diberitakan iNews.id, jasad dua pemuda yakni, Muhammad Hanafi dan Tri Wisnu Mukti tiba di rumah duka, Desa Kronggen Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan. Kedua korban ternyata masih memiliki hubungan saudara.
"Kami dari pihak keluarga sudah ikhlas. Ini kan musibah," kata adik Tri Wisnu, Bagus di rumah duka Kabupaten Grobogan, Jateng, Minggu (17/11/2019).
Menurut dia, kabar tersebut awalnya didapat dari rekan-rekan satu profesi adik kandungnya itu. Begitu mendapat informasi tersebut, dia segera meminta penjelasan dari penanggung jawab proyek tersebut, barulah keluarga percaya kabar kematian korban.

Dari informasinya yang dia dapat, Tri Wisnu tewas tertindih besi ketika sedang memasang pondasi di bawah rel. Selain itu, keluarga juga menolak dilakukan autopsi terhadap dua jenazah korban.
Baca juga: Longsor di Proyek Double Track KRL Bogor-Sukabumi, 2 Pekerja Tewas