nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sydney Diselimuti Kabut Asap Dampak Kebakaran Hutan, Warga Diminta Tinggal di Rumah

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 19 November 2019 09:59 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 19 18 2131598 sydney-diselimuti-kabut-asap-dampak-kebakaran-hutan-warga-diminta-tinggal-di-rumah-bjHvpKqaI2.jpg Foto: AFP.

SYDNEY – Kabut asap tebal menyelimuti wilayah pantai timur Australia, termasuk kota terbesar Sydney pada Selasa, di saat sejumlah kebakaran hutan berkobar di kawasan itu. Angin kencang membawa asap dari kebakaran yang terjadi di daerah pedalaman di utara kota, menyebabkan kualitas udara Sydney ke tingkat yang "berbahaya".

Kebakaran hutan telah menghancurkan sekitar 1 juta hektar lahan pertanian dan semak selama beberapa pekan terakhir. Bencana itu dipicu oleh kondisi kering setelah tiga tahun kekeringan yang menurut para ahli diperburuk oleh perubahan iklim.

BACA JUGA: Kebakaran Hutan Australia, WNI Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan

Sekira lima juta orang tinggal di Sydney, ibu kota negara bagian New South Wales, yang telah terkena dampak kebakaran selama beberapa pekan. Enam orang tewas dalam kebakaran hutan di utara negara bagian itu sejak Oktober.

Penduduk Sydney diperingatkan tentang bahaya kebakaran hebat pada Selasa, saat suhu udara tampak melonjak hingga 37 derajat Celcius di kota barat. Sebagian kota mencatat tingkat kualitas udara delapan kali lebih tinggi daripada tolok ukur nasional.

Kota Sydney, Australia diselimuti asap tebal dari kebakaran hutan. (Reuters)

Departemen kesehatan negara bagian mengatakan warga harus tinggal di dalam rumah sebanyak mungkin.

"Bagi kebanyakan orang, asap menyebabkan gejala ringan seperti sakit mata, hidung dan tenggorokan. Namun, orang dengan kondisi seperti asma, emfisema, dan angina lebih cenderung peka terhadap efek kesehatan dari asap," kata Dr Richard Broom, Direktur Lingkungan Kesehatan di NSW Health sebagaimana dilansir Reuters.

Sementara Dinas Pemadam Kebakaran Pedesaan New South Wales mengatakan bahwa "asap kemungkinan akan bertahan selama beberapa hari ke depan".

BACA JUGA: Catatan Pemadam Kebakaran Hutan Australia: Kami Utang Susu

Pihak berwenang mengatakan sumber asap pada Selasa berasal dari kobaran api di Taman Nasional Wollemi, 150km barat laut Sydney, yang telah bertambah besar hingga merusak 150.000 hektar.

Kebakaran hutan di Australia adalah ancaman umum dan mematikan, tetapi kebakaran awal di musim semi selatan tahun ini telah merenggut sedikitnya empat nyawa dan menghancurkan lebih dari 300 rumah selama sepekan terakhir.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini