nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Indonesia Tegas Tolak Pernyataan AS soal Permukiman Yahudi di Tepi Barat Tidak Ilegal

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 19 November 2019 21:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 19 18 2131958 indonesia-tegas-tolak-pernyataan-as-soal-permukiman-yahudi-di-tepi-barat-tidak-ilegal-HjB7l6PmKD.jpg Seorang mengibarkan bendera Palestina di Jakarta dalam aksi bela Palestina bentuk. Foto/Okezone

JAKARTA – Indonesia menolak tegas pernyataan Amerika Serikat yang menyatakan bahwa pembangunan permukiman Yahudi di Tepi Barat tidak bertentangan dengan hukum internasional.

“Pernyataan ini jelas-jelas bertentangan dengan hukum internasional dan resolusi DK PBB terkait,” isi pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri, Selasa (19/11/2019).

Rilis menyebutkan bahwa Indonesia secara konsisten menentang tindakan Israel membangun pemukiman ilegal di wilayah Palestina.

Pembangunan pemukiman ilegal merupakan de facto aneksasi dan menjadi penghalang upaya perdamaian berdasar solusi dua negara.

Baca juga: Mahathir: Pembentukan Israel dan Rebut Tanah Palestina Akar Terorisme

Baca juga: Netanyahu Sebut Israel Akan Memulai Perang di Gaza

Foto/AFP

“Indonesia mendesak masyarakat internasional bersatu untuk terus memberikan dukungan bagi perjuangan rakyat Palestina,” tambah pernyataan Kemenlu.

PBB juga menganggap permukiman Yahudi di daerah pendudukan sebagai ilegal di bawah hukum internasional. 

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan status Tepi Barat adalah sesuatu yang harus dinegosiasikan oleh warga Israel dan Palestina.

"Setelah mempelajari semua sisi dari debat hukum secara saksama, Amerika Serikat telah menyimpulkan pendirian pemukiman sipil Israel di Tepi Barat, pada dasarnya, tidak inkonsisten dengan hukum internasional," kata Pompeo melansir BBC.

"Menyebut permukiman sipil (yang dibuat Israel) melanggar hukum internasional tidak berhasil. Itu tidak mewujudkan perdamaian," tambahnya.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini