JAKARTA – Gempa dengan magnitudo 5,2 terjadi di perairan Kepulauan Batu, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Jumat (22/11/2019) pukul 05.29 WIB. Gempa berpusat di laut sekitar 177 kilometer barat daya Nias Selatan pada kedalaman 10 Km itu dipastikan tak memunculkan gelombang tsunami.
Berdasarkan analisis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), pusat gempa tersebut berada di Samudera Indonesia di perairan barat Kepulauan Batu.
“Berdasarkan tatanan tektonik Pantai Barat Sumatera dipengaruhi oleh zona tunjaman lempeng Indo-Australia ke bawah lempeng Eurasia, sehingga memberikan kontribusi tektonik di laut maupun di daratan Pulau Sumatera,” tulis PVMBG dalam laman resmi Badan Geologi Kementerian ESDM.
Kondisi geologi di sekitar pusat gempa itu tersusun oleh alluvium Kuarter, batuan sedimen berumur Tersier serta batuan bancuh berumur Pra-Tersier. Jenis batuan berumur muda seperti alluvium dan batuan Kuarter biasanya bersifat urai dan mengamplifikasi guncangan gempa bumi.
Berdasarkan posisi pusat gempa bumi dan kedalamannya, menurut PVMBG, gempa tersebut berasosiasi dengan aktifitas penunjaman Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.
“Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, karena meskipun berpusat di laut namun energinya tidak cukup kuat untuk memicu tsunami. Hingga tanggapan ini dibuat, belum ada informasi terkait intensitas guncangan dan kerusakan yang diakibatkan gempa bumi ini,” demikian PVMBG.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.