”Gerakan ini akan mengembangkan program-program pemberdayaan masyarakat pada umumnya dan para perempuan serta anak-anak khususnya di desa-desa untuk mendorong peningkatan ekonomi keluarga mereka,” tuturnya.
Dalam keseharian, mereka bisa tetap tinggal di rumah dan mengasuh anaknya, sambil membuat usaha kecil untuk membantu pendapatan keluarga. Para perempuan juga akan dibekali kemampuan dalam menerapkan nilai-nilai perdamaian di lingkungan mereka masing-masing, sehingga tidak mudah terprovokasi dalam kasus-kasus intoleransi dan konflik kekerasan.
”Lebih dari itu, mereka justru memiliki kemampuan melakukan deteksi dini terhadap intoleransi dan konflik kekerasan,” jelas Yenny.
Sementara itu, General Manager AR&Co Juliwina mengatakan, pihaknya selama ini selalu melihat potensi penerapan teknologi di bidang edutainment. ”Karenanya, ketika mengetahui visi dan misi Peace Village, terutama dalam kaitan dengan pendidikan kemasyarakatan, kami tidak ragu untuk mendukung penuh inisiasi Ibu Yenny Wahid ini,” kata Juliwina.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.