"Jika Anda menggunakan alat pembungkus, itu mengurangi waktu bagi petugas untuk menggunakan opsi sekunder," kata Kepala Polisi Bell Carlos Islas, menurut LA Times melansir BBC, Kamis (5/12/2019). "[Alat] itu pasti akan menahan seseorang."

Islas mengatakan perangkat hanya akan digunakan dalam keadaan tertentu, termasuk kasus ketika seseorang menderita masalah kesehatan mental. Ini adalah salah satu dari banyak alat yang digunakan oleh petugas dan mungkin tidak berfungsi dalam setiap situasi, kata Islas.
Petugas di seluruh negara bagian itu menghadapi pengawasan karena penggunaan kekuatan mereka terhadap seseorang yang tidak bersenjata.
John Raphling, seorang peneliti senior di Human Rights Watch, mengatakan kepada BBC bahwa penyebaran BolaWraps dapat menyebabkan pelecehan.
"Alat-alat seperti ini menciptakan ilusi bahwa penegakan polisi akan mengurangi kekerasan," kata Ralphing. "Kenyataannya seperti yang telah kita lihat dengan tasers (alat kejut listrik) dan senjata tidak mematikan lainnya, senjata itu akan digunakan untuk memperluas kekerasan polisi.