Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Airlangga Ingin Pisahkan Pilpres & Pileg, PKS: Perlu Kajian Mendalam

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Kamis, 05 Desember 2019 |10:08 WIB
Airlangga Ingin Pisahkan Pilpres & Pileg, PKS: Perlu Kajian Mendalam
Ketum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto (Foto: Instagram/@airlanggahartarto4.0))
A
A
A

JAKARTA - Airlangga Hartarto resmi ditetapkan menjadi Ketua Umum Partai Golkar periode 2019-2024 usai menjadi calon tunggal dalam Munas Partai Golkar. Ia pun menyampaikan beberapa rekomendasi politik untuk dijalankan oleh kepengurusan selanjutnya.

Salah satunya, ia ingin memisahkan penyelenggaraan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres). Menanggapi hal itu, Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Suhud Alynudin mengaku setuju. Namun, hal itu masti dibarengi dengan perbaikan sistem.

“Namun, perlu kajian mendalam, karena pemilu sebelumnya dilakukan terpisah kemudian diubah menjadi serentak karena dianggap bisa menghemat biaya pemilu. Jadi, kalau sekadar mengembalikan sistem pemilu tanpa memperbaiki aspek lainnya, kita akan kembali menemukan problem yang sama,” ungkap Suhud saat berbincang dengan Okezone di Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Dirinya juga menekankan perbaikan sistem demokrasi harus lebih diutamakan demi menguatkan pemilu di Indonesia.

Ilustrasi Pencoblosan

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement