“Yang terpenting sebetulnya, perubahan atau perbaikan sistem itu harus berorientasi pada penguatan sistem demokrasi yang kita anut,” tandasnya.
Sebelumnya, Airlangga Hartarto sah ditetapkan menjadi ketua umum Partai Golkar periode 2019-2024. Ia terpilih sebagai ketum setelah menjadi calon tunggal dalam Musyawarah Nasional (Munas) X Partai Golkar.
Penetapan Airlangga menjadi ketua umum Golkar lebih cepat dari jadwal yang ditentukan. Hal itu dikarenakan hanya ada satu calon sehingga peserta munas sepakat memajukan agenda kegiatan yakni Rapat Paripurna VI dengan agenda pemilihan ketum.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.