nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kebakaran Hutan Australia: Kabut Asap Menyelimuti Sydney Sepanjang Minggu

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at 06 Desember 2019 16:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 06 18 2138785 kebakaran-hutan-australia-kabut-asap-menyelimuti-sydney-sepanjang-minggu-fjjEMPG5Ss.jpg Kabut asap menyelimuti kota Sydney imbas kebakaran hutan New South Wales, Australia. (Foto/Reuters)

Penerimaan pasien di rumah sakit meningkat 25% dalam sepekan terakhir kata para pejabat. Mereka mengeluh masalah asma dan pernapasan.

Orang-orang telah diperingatkan untuk tetap tinggal di dalam ruangan, tetapi asap di beberapa wilayah daerah masuk ke dalam bangunan.

Dampak perubahan iklim

Kebakaran hutan biasa terjadi di Australia, tetapi musim kebakaran pada tahun ini lebih intens dan dimulai lebih awal dari biasanya, sesuatu yang menurut para ahli meteorologi diperburuk akibat perubahan iklim.

Biro Meteorologi Australia mengatakan bahwa perubahan iklim telah menyebabkan peningkatan kejadian panas ekstrem dan meningkatkan keparahan bencana alam lainnya, seperti kekeringan.

Pekan lalu, BMKG Australia mencatat bahwa NSW telah mengalami rekor musim semi paling kering.

Angka resmi menunjukkan 2018 dan 2017 merupakan tahun terpanas ketiga dan keempat di Australia.

Warga marah

Ketika api terus berkobar, pemerintah Australia dikritik dalam upayanya untuk mengatasi perubahan iklim. Perdana Menteri Scott Morrison membantah tuduhan yang menghubungkan krisis dengan kebijakan pemerintahnya.

Ratusan orang yang selamat dari kebakaran hutan dan petani berkumpul Canberra di ibu Australia, untuk protes. Seorang wanita memperlihatkan sisa-sisa rumahnya yang hangus di luar Parlemen, dan menulis, "Morrison, krisis iklimmu menghancurkan rumahku."

Pekan lalu PBB menegaskan bahwa Australia adalah di antara tujuh negara G20 yang perlu berbuat lebih banyak untuk memenuhi janji iklim mereka. Daftar ini juga mencakup Brasil, Kanada, Jepang, Republik Korea, Afrika Selatan, dan AS.

PBB sebelumnya telah mencatat bahwa Australia tidak memenuhi komitmen perjanjian Paris untuk mengurangi emisi CO2.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini