Mobil Pejabat Serentak Dipasang Stiker "Nek Aku Korupsi, Aku Ora Slamet"

Taufik Budi, iNews.id · Minggu 08 Desember 2019 10:43 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 08 512 2139321 mobil-pejabat-serentak-dipasang-stiker-nek-aku-korupsi-aku-ora-slamet-dByuTrrOFX.jpg Pejabat Pemprov Jateng ketika menempeli sticker anti korupsi (foto: Taufik Budi/iNews)

SEMARANG - Sejumlah mobil pejabat di Pemprov Jateng dipasang stiker bertuliskan "Nek Aku Korupsi, Aku Ora Slamet". Langkah itu sebagai pencegahan tindakan korupsi sekaligus memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia).

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memimpin langsung pemasangan stiker tersebut. Sejumlah mobil dinas yang diparkir di halaman kantor Gubernur Jateng menjadi target penempelan oleh Ganjar dan ribuan pelajar.

Salah satu mobil dinas yang dipasangi sticker oleh Ganjar adalah mobil dinas Asisten 1 Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sarwa Pramana. Sebelum memasang stiker itu, Ganjar memanggil Sarwa untuk diberikan sosialisasi.

"Ini mobil siapa, oh pak Asisten. Ayo sini Pak, maju ke depan," kata Ganjar, Minggu (8/12/2019).

 Baca juga: Ganjar Lelang 11 Jabatan di Pemprov Jateng, Warga Luar Daerah Bisa Daftar

Mobil pejabat

Kepada Sarwa, Ganjar menjelaskan tujuan dari penempelan stiker antikorupsi itu. Selain untuk selalu mengingatkan, stiker tersebut juga untuk doa seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jateng.

"Jadi ini untuk pengingat sekaligus doa, nek dhewe korupsi, berarti ora slamet (kalau kita korupsi, berarti kita tidak akan selamat). Pak Sarwa siap kan?," tanya Ganjar.

"Siap Pak," jawab Sarwa mantab.

 Baca juga: Gerakan Kembali ke Busana Adat, Pemprov Jateng Terbitkan Aturan Baru

Selain mobil Sarwa, sejumlah mobil dinas lain juga ditempeli stiker tersebut. Ganjar meminta para pelajar untuk menempelkan di kaca-kaca mobil.

"Yang rapi ya, ayo tempel satu-satu," ucap Ganjar diikuti ribuan pelajar lain.

Sekadar diketahui, peringatan Hakordia 2019 di Jawa Tengah digelar dengan cara unik. Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo memimpin aksi demonstrasi ribuan pelajar itu untuk menyuarakan tuntutan terkait perlawanan terhadap korupsi.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini