nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Petugas Bersenjata Lengkap Evakuasi 6 Petani di Pagaralam dari Teror Harimau

Senin 09 Desember 2019 01:33 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 09 610 2139475 petugas-bersenjata-lengkap-evakuasi-6-petani-di-pagaralam-dari-teror-harimau-R0urijAbBl.jpg Petugas Gabungan Polsek Dompu Selatan dan BKSDA Lahat Mengevakuasi 6 Petani yang Terjebak di Pondok Cabai Usai Melihat Harimau (foto: iNews/Yuddy Faifman)

PAGARALAM – Petugas Polsek Dempo Selatan bersama tim BKSDA dengan senjata lengkap mengevakuasi 6 petani di Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, yang mengurung diri di pondok setelah melihat keberadaan harimau, pada Minggu (8/12/2019).

Keenam petani cabai itu semuanya warga Dusun Meringang, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagar Alam Sumatera Selatan. Mereka tidak berani keluar pondok selama seharin akibat teror harimau.

Baca Juga: Deretan Kasus Serangan Harimau, dari Panjat Pohon Sawit hingga Tersisa Kaki dan Tulang 

Petugas gabungan yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi keenam petani tersebut dan menemukan jejak harimau yang kerap meneror warga. Keenam petani tersebut berhasil selamat dari serangan harimau dengan cara mengurung diri di dalam pondok dan melepaskan anak tangga agar harimau tersebut tidak dapat menaiki pondok tempat mereka bersembunyi.

Ilustrasi Harimau (foto: WWF)	Ilustrasi Harimau (foto: WWF) 

Seorang petani cabai bernama Nupis mengaku, melihat seekor harimau berukuran besar melintas di dekat kebun yang sedang digarap.

“Saya lagi duduk depan pondok bersama lima teman kami. Tiba-tiba dari jarak sekitar 30 meter datang seekor harimau besar sekitar jam 4 sore. Kami langsung masuk ke pondok,” kata Nupis seperti dilansir iNews.

Sejak kemunculan harimau besar itu, Nupis bersama lima petani lainnya tidak berani keluar pondok. Mereka kemudian menghubungi keluarganya untuk dijemput dari kebun.

Kapolsek Dempo Selatan, Iptu Zaldi mengatakan, keenam petani cabai itu dievakuasi setelah ada laporan warga lantaran takut diterkam harimau.

“Kami terima laporan dari warga ada petani yang terjebak di pondok karena melihat ada harimau,” ujar Zaldi.

Baca Juga: Petani Ditemukan Tinggal Tulang, Diduga Dimakan Harimau 

Dari hasil penyisiran polisi dan BKSDA Lahat, kata dia, ditemukan tanda-tanda keberadaan harimau di sekitar areal kebun tersebut.

Terkait hal itu, Zaldi mengimbau agar para petani yang masih berada di dalam kebun untuk segera turun dan kembali ke desa masing-masing. “Ya, kami imbau petani untuk sementara turun dulu dari kebun,” tuturnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini