JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menolak keinginan Mabes Polri yang menargetkan kasus penyiraman air keras ke penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan diungkap dalam hitungan waktu sebulan.
Kepala Negara meminta Kapolri Jendral Pol Idham Azis segera mengungkap siapa pelaku penyiraman air keras ke Noval Baswedan. Bahkan, kata dia, Polri harus menangkap pelaku teror penyiraman air keras itu dalam waktu harian. Artinya, tidak sampai sebulan.
Baca Juga: Jokowi: Kasus Novel Menuju Kesimpulan, Saya Minta Segera Diumumkan Pelakunya!
"Saya tidak bicara masalah bulan. Kalau saya bilang secepatnya berarti dalam waktu harian. Udah tanyakan langsung ke sana?" kata Jokowi di Hotel Mulai, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2019).