nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pesta Miras di Lamongan Tewaskan Satu Warga, Dua Lainnya Kritis

Avirista Midaada, Jurnalis · Rabu 11 Desember 2019 16:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 11 519 2140691 pesta-miras-di-lamongan-tewaskan-satu-warga-dua-lainnya-kritis-pqMy6uHl1c.jpg Ilustrasi

LAMONGAN - Minuman keras (Miras) kembali memakan korban, kali ini pesta miras maut jenis arak jawa membuat tiga warga Lamongan, Jawa Timur terkapar.

Dari informasi yang dihimpun, pesta miras sebenarnya telah dilakukan pada Minggu malam dan Senin malam tanggal 8 dan 9 Desember 2019. Setelah itu para penenggak miras ini menjalani aktivitas seperti biasa, namun naas pada Selasa malam seorang warga bernama Heru (34) warga Desa Priyoso Guci dilaporkan meninggal dunia.

Meninggalnya, Heru yang berprofesi sebagai kuli batu diawali dengan keluhan pusing, perut mual, mata kabur hingga akhirnya dilarikan ke rumah sakit. Namun nyawa Heru tak tertolong di rumah sakit.

Selain Heru, dua orang rekannya yakni Rudi S (27) dan Imam (27) juga mengeluhkan hal serupa. Keduanya akhirnya dilarikan ke RS Medika, Desa Glawi, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, dan hingga Rabu sore masih menjalani perawatan intensif.

Ilustrasi

Ketiga orang ini sebelumnya menggelar pesta miras di sebuah gubuk di tengah sawah tak jauh dari tempat tinggal Heru di Desa Priyoso Guci, Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan selama dua malam berturut - turut yakni Minggu malam dan Senin malam.

Kasatreskim Polres Lamongan AKP Wahyu Norman Hidayat membenarkan adanya kejadian pesta miras yang berujung maut. Pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Kami masih melakukan penyelidikan. Masih menunggu penyelidikan lebih lanjut," ujar Wahyu saat dikonfirmasi, Rabu sore (11/12/2019).

Ia menambahkan awalnya keluarga korban tak bersedia diautopsi dan meminta langsung dimakankan. Namun k dianggap kematiannya tak wajar pihak keluarga korban akhirnya meminta untuk diautopsi. "Jasad korban berada di RSUD dr. Soegiri Lamongan," pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini