Selandia Baru Impor 120 Meter Persegi Kulit untuk Korban Letusan White Island

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 12 Desember 2019 11:02 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 12 18 2140973 selandia-baru-impor-120-meter-persegi-kulit-untuk-korban-letusan-white-island-sp4hbff0sW.jpg Foto: AFP.

WELLINGTON - Para dokter di Selandia Baru dilaporkan harus mengimpor kulit selebar 120 meter persegi untuk merawat korban letusan gunung berapi White Island yang terjadi baru-baru ini. Gunung berapi itu meletus tanpa peringatan pada Senin, 9 Desember mengirim abu yang mengepul sejauh 3.700 meter ke udara.

White Island yang terletak sekira 48 kilometer di lepas pantai timur Pulau Utara Selandia Baru merupakan tujuan wisata yang menarik pengunjung dari seluruh dunia. CNN melaporkan bahwa 47 turis berada di pulau itu saat letusan terjadi. Enam orang telah dikonfirmasi tewas dan 29 lainnya telah dirawat di rumah sakit di unit perawatan intensif dan luka bakar, dengan 25 korban dalam kondisi kritis.

BACA JUGA: Gunung Berapi di Selandia Baru Meletus, Sekira 100 Orang Tak Diketahui Keadaannya

Saat ini pejabat medis membutuhkan lebih banyak kulit untuk merawat pasien yang menderita luka bakar parah yang diakibatkan oleh abu dan gas vulkanik.

"Kami saat ini memiliki persediaan (kulit), tetapi segera mencari pasokan tambahan untuk memenuhi permintaan balutan dan cangkok kulit sementara," kata Ketua Petugas Medis Dewan Kesehatan Manukau County, Peter Watson dalam sebuah pernyataan yang dilansir Live Science, Kamis (12/12/2019).

Dua puluh tujuh pasien yang dirawat di rumah sakit menderita luka bakar sekira 30% dari tubuh mereka, yang diperburuk oleh paparan gas beracun, bahan kimia dan uap panas mendidih di dekat gunung berapi.

BACA JUGA: Lima Tewas, Delapan Hilang Setelah Letusan Gunung Berapi Selandia Baru

"Kondisi luka bakar ini mengharuskan perawatan bedah yang lebih cepat daripada kasus biasa untuk luka bakar hanya termal," kata Watson. Dia menambahkan bahwa untuk memenuhi kebutuhan pasien, dokter membutuhkan 1.292 kaki persegi (sekira 120 meter persegi) kulit, yang sebagian besar telah dipesan dari Amerika Serikat.

Menurut CNN, sebagai konteks, rata-rata orang dewasa memiliki sekira 1 meter persegi hingga 2 meter persegi area permukaan kulit.

Bank kulit dan jaringan di Australia juga akan menyediakan cangkok kulit dan pasokan untuk para korban White Island. Watson mengatakan bahwa seorang pasien warga Australia sedang dibawa pulang untuk perawatan lebih lanjut, dan pasien Australia lainnya kemungkinan akan mengikuti untuk dirawat di dekat "jaringan keluarga dan dukungan" mereka, tergantung pada status medisnya.

Kulit dapat berfungsi sebagai "plester alami" untuk membantu mencegah infeksi dan mengurangi jaringan parut dan nyeri setelah terbakar hebat.

Kulit dapat disumbangkan setelah kematian dan diawetkan selama beberapa tahun, dan biasanya, unit pembakaran mempertahankan pasokan yang memadai untuk memenuhi permintaan reguler mereka. Tetapi letusan White Island telah mendorong unit perawatan intensif dan luka bakar di empat rumah sakit Selandia Baru untuk menggunakan pasokan hingga maksimal dan akan segera kehabisan persediaan kulit mereka.

Cangkok kulit biasanya berlangsung beberapa pekan, selama waktu itu tubuh harus mulai memperbaiki sendiri. Namun, seringkali cangkokan tambahan diperlukan.

"Ini hanyalah awal dari proses yang sangat panjang yang bagi beberapa pasien akan berlangsung beberapa bulan," kata Watson. Untuk beberapa pasien, proses penyembuhan dapat berlangsung seumur hidup mereka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini