BANDUNG - Sebanyak delapan orang aparat dari Satuan Polisi Pamong Praja (PP) dan kepolisian mengalami luka saat dilakukan penyerangan terhadap warga yang menghadang proses penertiban di Tamansari, Kota Bandung, Kamis 12 Desember 2019.
"Tujuh dari anggota Satpol PP dan satu anggota kepolisian," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema saat ditemui di Mapolrestabes, Jumat (13/12/2019).
Baca Juga: Korban Gusuran Tamansari Bandung Dapat Kontrakan Gratis Selama Satu Tahun
Para korban, kata Irman, terkena lemparan batu dan massa yang membuat kericuhan saat proses penertiban. Bahkan, satu orang anggota polisi itu, harus mendapatkan perawatan lebih lanjut di rumah sakit.
"Pelemparan batu tujuh orang jadi korban dari satpol dan satu anggota polri perlu perawatan," ucapnya.

Proses penertiban di Tamansari kemarin memang sempat ricuh. Polisi pun melakukan tindakan tegas dengan menembakan gas air mata saat massa mencoba menghadang kendaraan berat.
Sebanyak 25 orang sempat diamankan, namun hanya lima yang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dijelaskan Irman, 25 orang yang diamankan tersebut, melakukan pelemparan terhadap petugas dengan cara melempari petugas dengan batu.
"Mereka dari awal sudah ada pemberitahuan bahwa Satpol PP sudah ada somasi pemberitahuan dilakukan penertiban. Namun ada sekelompok orang melakukan pelemparan kepada petugas batu dan teman media lihat mereka melakukan tidak ada alasan jelas," ujarnya.
Baca Juga: Eksekusi Lahan di Tamansari Bandung Sempat Ricuh, Gas Air Mata Ditembakkan
Untuk diketahui, lima orang yang diamankan dua di antaranya dilakukan pemeriksaan oleh Satnarkoba karena saat diamankan serta dilakukan test urine, keduanya terindikasi menggunakan zat-zat adiktif. Namun, hal itu pun masih perlu didalami dengan pemeriksaan lebih lanjut.
Kemudian, tiga orang lainnya diperiksa Satreskrim karena mereka membawa senjata tajam. Hal itu diketahui saat mereka diamankan dan dilakukan penggeledahan.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.