Begini Rentetan Proses Evakuasi Kereta Api yang Terguling di Blora

Taufik Budi, iNews.id · Sabtu 14 Desember 2019 08:43 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 14 512 2141827 begini-rentetan-proses-evakuasi-kereta-api-yang-terguling-di-blora-0WlPtmurY2.jpg Foto: Inews/Taufik Budi

BLORA - Proses evakuasi 10 gerbong kereta api (KA) pengangkut semen yang terguling di Stasiun Doplang, Blora, Jawa Tengah, membutuhkan perjuangan keras. Sejumlah petugas dan beragam peralatan dikerahkan ke lokasi kejadian.

Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang Krisbiyantoro, mengatakan, upaya normalisasi jalur KA di Stasiun Doplang terus dilakukan mulai terjadinya musibah anjlogan hingga Jumat 13 Desember 2019 malam. Peristiwa nahas itu terjadi pada Kamis 12 Desember siang.

 Baca juga: Dua Jalur Sudah Bisa Dilalui Pasca-Kereta Semen Terguling di Blora

“Setelah (Jumat 13 Desember) pukul 02.50 WIB, jalur 2 terbebas dari material gerbong yang tergelincir, petugas KAI bergegas menata bantalan beton dan rel yang sudah dipersiapkan,” kata Krisbiyantoro.

“Upaya keras ini berhasil menyambungkan kembali jalur 2 di emplasement Stasiun Doplang sebagai jalur hulu dengan jalur lainnya pada pukul 05.30 WIB pagi tadi,” tambahnya.

 Baca juga: 10 Gerbong Terguling di Blora, KAI: Tak Ada Perubahan Jadwal tapi Ada Keterlambatan

Pada saat yang sama, evakuasi gerbong-gerbong terus dilakukan dengan bantuan 2 unit crane dengan kapasitas angkat masing-masing 100 ton. Selain itu, pengisian dan pemadatan batu balas kricak di jalur 2 juga dikebut agar dapat segera digunakan kembali melayani operasional KA.

“Dan pada pukul 07.00 WIB dinyatakan bisa dilewati KA dengan kecepatan terbatas 5 km/jam dengan diuji coba gerakan langsiran kereta pertolongan dan gerbong datar. Dengan berhasilnya dilewati jalur 2 tersebut, maka Stasiun Doplang siap melayani operasi KA kembali,” terangnya.

KA pertama yang berhasil melintas yakni KA Barang 2524 pada pukul 09.46 WIB, selanjutnya KA 268 Maharani tujuan Surabaya sebagai KA kedua. Kemudian disusul KA Barang 2514 sebagai KA ketiga yang melintas dengan aman.

“Tepat pukul 13.45 WIB peningkatan kecepatan di jalur 2 berubah dari yang semula hanya 5 km/jam menjadi 20 km/jam. Ini membuktikan semakin mantap kontruksi rel jalur 2 tersebut,” tegasnya.

Dia melanjutkan, sebanyak 8 gerbong datar dari Stasiun Semarang Poncol dan Alastua dikirim untuk membantu proses evakuasi gerbong yang rusak. Dimulai pukul 16.00 WIB berhasil dimuat 2 gerbong rusak dan secara bertahap ke-10 gerbong rusak semuanya berhasil dimuat dan siap untuk dikirim ke Balai Yasa.

“Terakhir pada pukul 22.00 WIB malam hari ini jalur 1 di Stasiun Doplang sudah terbebas dari material gerbong rusak yang menghalangi dan siap untuk dinormalkan kembali,” pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini