Selandia Baru Rilis Nama Korban Tewas Letusan Gunung Berapi White Island

Rachmat Fahzry, Okezone · Selasa 17 Desember 2019 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 17 18 2142908 selandia-baru-rilis-korban-tewas-letusan-gunung-berapi-white-island-AQPkbZHKMh.jpg Petugas mencari korban hilang letusan gunung berapi White Island. (Foto/Reuters)

WELLINGTON - Polisi Selandia Baru telah menyelesaikan identifikasi 18 korban tewas dan hilang letusan gunung berapi White Island, lebih dari seminggu setelah insiden mematikan itu.

Mengutip BBC, Selasa (17/12/2019) nama dan 17 kewarganegaraan telah dirilis, tetapi satu orang yang meninggal di rumah sakit Australia tidak disebutkan namanya di depan umum.

Dua dari nama tersebut masih hilang, namun dipastikan meninggal di dekat pulau itu. Cuaca yang buruk telah memaksa polisi untuk menunda pencarian mereka.

Foto/BBC

Ada 47 orang di pulau itu ketika letusan terjadi pada Senin lalu.

Sekitar 20 orang masih tetap dalam perawatan intensif dengan luka bakar parah, termasuk Jesse Langford yang berusia 19 tahun, satu-satunya anggota keluarganya yang diperkirakan selamat.

Para korban yang meninggal akibat insiden itu berkisar antara 13-53 tahun dan terutama berasal dari Australia dan AS, kata polisi.

Mereka adalah:

Richard Aaron Elzer, 32, dari Australia

Barbara Jean Hollander, 49, dari AS

Berend Lawrence Hollander, 16, dari AS

Matthew Robert Hollander, 13, dari AS

Martin Berend Hollander, 48, dari Australia

Julie Richards, 47, dari Australia

Jessica Richards, 20, dari Australia

Krystal Eve Browitt, 21, dari Australia

Tipene Maangi, 24, dari Selandia Baru

Zoe Ella Hosking, 15, dari Australia

Gavin Brian Dallow, 53, dari Australia

Karla Michelle Mathews, 32, dari Australia

Jason David Griffiths, 33, dari Australia

Kristine Elizabeth Langford, 45, dari Australia

Anthony James Langford, 51, dari Australia

Dua orang yang disebutkan hilang tetapi diduga meninggal adalah:

Winona Jane Langford, 17, dari Australia

Hayden Bryan Marshall-Inman, 40, dari Selandia Baru.

Polisi mengatakan mereka masih mencari dua yang tersisa dan lebih banyak misi pencarian dapat dilakukan pada hari Selasa, tergantung cuaca.

Seorang pria dari White Island, juga dikenal dengan nama Maori-nya Whakaari, mengatakan kepada Radio Selandia Baru bahwa kondisi di sekitar pulau membuat pencarian korban sulit dilakukan.

"Ini garis pantai yang sangat kasar di sekitar White IslandPutih, banyak singkapan berbatu, daerah yang tidak dapat diakses," kata Phil van Dusschoten.

Investigasi terhadap bencana telah dibuka, dengan Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan masih ada "pertanyaan yang harus ditanyakan dan dijawab".

Ardern, bersama para menteri, mengheningkan cipta selama 1 menit sebagai belasungkawa kepada korban.

(fzy)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini