nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Istri Wakil Presiden Zimbabwe Dituduh Berusaha Membunuh Suaminya

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 17 Desember 2019 15:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 17 18 2142924 istri-wakil-presiden-zimbabwe-dituduh-berusaha-membunuh-suaminya-JGMxx1e3fx.jpg Mary Mubaiwa. (Foto/Reuters)

HARARE - Istri Wakil Presiden Zimbabwe Constantino Chiwenga dituduh berusaha membunuh suaminya.

Mary Mubaiwa, seorang mantan model, muncul di pengadilan untuk menghadapi tuduhan bahwa ia mencoba membunuh Chiwenga yang sedang dirawat di rumah sakit di Afrika Selatan apda awal tahun ini.

Dia awalnya ditangkap pada Sabtu 14 Desember dengan tuduhan penipuan, pencucian uang. Seorang hakim memerintahkan dia ditahan sambil menunggu pemeriksaan setelah jaksa mengatakan dia berisiko kabur dan dapat mengganggu saksi.

Foto/AP

Penyelidik mengatakan Mubaiwa berada di kamar rumah sakit suaminya pada 8 Juni ketika dia meminta keamanan untuk meninggalkannya sendirian dengannya. Mereka mengatakan dia melepaskan selang infus dan kateter suaminya, menyebabkan Chiwenga berdarah, dan kemudian memaksanya turun dari tempat tidur.

Baca juga: Mantan Presiden Zimbabwe Akan Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Usai Bertengkar dengan Pemerintah

Baca juga: Rampok Rp2,1 Miliar Milik Mantan Presiden Zimbabwe, Tiga Orang Diseret ke Pengadilan

Rekaman kamera keamanan menunjukkan dia mencoba untuk membawa Chiwenga keluar dari rumah sakit, kata jaksa penuntut. Chiwenga kemudian pergi ke China mendapat perawatan selama empat bulan sebelum kembali ke Zimbabwe.

"Keadilan akan menang pada akhir hari sehingga Anda tidak perlu khawatir," kata ayah Mubaiwa, Kenny mengutip AP via Fox News, Selasa (17/12/2019).

Zimbabwe telah melakukan upaya dalam beberapa tahun terakhir untuk mengurasi korupsi. Presiden Emmerson Mnangagwa telah menjadikan masalah ini sebagai prioritas utama sejak ia menjabat pada tahun 2017.

Namun, para kritikus mengatakan komisi anti-korupsi negara itu hanya menargetkan orang-orang yang berbeda pendapat.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini