nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terkena Malaria saat Bertugas, Anggota TNI di Papua Gugur

Edy Siswanto, Jurnalis · Jum'at 20 Desember 2019 22:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 20 340 2144422 terkena-malaria-saat-bertugas-anggota-tni-di-papua-gugur-kwieSR4yvs.jpg Ilustrasi

JAYAPURA - Serda RM, anggota Satuan Tugas Penegakan Hukum (Satgasgakkum) TNI-Polri meninggal dunia setelah menderita Malaria Tropika dalam penugasan di Hutan Distrik Ugimba Kabupaten Intan Jaya Papua, Jumat (20/12/2019).

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Cpl. Eko Daryanto mengungkap, jika korban terserang Malaria setelah turut dalam penugasan Patroli dalam rangka operasi penegakkan hukum Papua, atas dasar informasi tentang keberadaan KKSB (Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata), satu Tim Patroli berjumlah 12 orang melaksanakan penyisiran ke wilayah hutan Distrik Ugimba Kabupaten Intan Jaya.

"Pada pagi tadi, kita mendapat laporan bahwa korban telah menghembuskan nafas terkahir gugur sebagai Syuhada setelah berjuang melawan penyakit melaria tropicana," kata Eko.

Ilustrasi

Dijelaskan, almarhum terkena serangan nyamuk Malaria setelah hari kelima penugasan dalam hutan tersebut. Meski dikenal memiliki fisik prima, namun kondisi hutan Ugimba yang sangat lebat disinyalir manjadi sarang penyebaran Nyamuk Malaria. Ditambah medan serta cuaca ekstrim membuat fisik prajurit melemah, hingga virua malaria berhasil menjangkit.

"Kondisi fisik RM mulai menurun karena penyakit Malaria Tropicana yang mengerogoti tubuhnya sejak beberapa bulan yang lalu ternyata kambuh kembali. Sekitar tiga hari lamanya Serda RM bertahan melawan serangan malaria, sementara perjalanan harus tetap dilanjutkan sehingga seluruh beban ransel dipunggungnya terpaksa harus dibawakan oleh rekan seperjuangannya, sementara terbatasnya obat dan sarana kesehatan karena hanya membawa sesuai kemampuan sebagai bekal perjalanan,"kata Eko.

"Dan hari ini Serda RM sudah tidak mampu bertahan lagi dan akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya gugur sebagai Syuhada di tengah-tengah kerumunan rekan seperjuangannya,"ucapnya.

Saat ini pihak TNI melaksanakan proses evakuasi jenazah menggunakan Helly Bel 412 milik penerbad TNI AD. Jenazah akan di evakuasi ke RSUD Timika untuk perawatan dan otopsi.

"Korban akan disemayamkan dk RSUD Timika dulu, sambil menunggu untuk proses selanjutnya," pungkas Eko.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini