JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI, Taufik Basari meminta polisi lebih memperketat pemberian izin memegang senjata api (senpi) kepada warga sipil. Hal itu untuk mencegah terulangnya aksi koboi jalanan yang dilakukan oleh pengemudi Lamborghini berinisial AM.
AM ditangkap polisi lantaran telah menodongkan pistol ke seorang pelajar di Kemang, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. Peristiwa tersebut berawal dari perkataan dua pelajar AD dan MI yang membuat AM tersinggung. AM yang sedang naik pitam langsung meletuskan tiga tembakan ke udara.
“Ya, dengan kejadian ini, menurut saya memang perlu dilakukan evaluasi terhadap pemberian izin penggunaan senpi, dengan memperketat syarat-syarat bagi seseorang yang memegang senpi,” kata Taufik kepada Okezone, Jumat (27/12/2019).

Ia mengimbau agar kepolisian tak mudah memberikan izin memegang senpi kepada warga sipil yang mengajukan izin. Sebelum izin memiliki senpi diberikan, polisi harus menelisik lebih dalam rekam jejak yang bersangkutan.