Petugas pun harus menapaki tangga secara manual untuk mencapai titik api. Tak hanya kepiawaian menjinakkan api, mereka juga harus memiliki kesiapan fisik yang prima.
"Jadi kita menggunakan tangga darurat. Artinya kesiapan fisik dari pemadam yang diandalkan di situ dengan alat peralatan sistem proteksi yang ada di hotel itu. Kalau memang ada tangga eksternal yang bisa membantu paling enggak untuk pendinginan," jelas dia.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Cuma kesulitan kami ya itu alat kami masih terbatas, masih low, masih rendah. Padahal kita lihat Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah, Semarang ini merupakan barometer dari kota dan kabupaten. Jadi kalau tidak bisa padam, maka kita malu," tandasnya.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.