Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah 7 Preman Sadis yang Hijrah ke Jalan Kedamaian

Alifa Muthia Diningtyas , Jurnalis-Minggu, 29 Desember 2019 |15:33 WIB
Kisah 7 Preman Sadis yang Hijrah ke Jalan Kedamaian
Anton Medan telah meninggalkan dunia kelamnya (Foto: Ist)
A
A
A

5. Bayu Ruben

Pemeran Kemod dalam lakon Preman Pensiun ini ternyata benar-benar bekas preman di Bandung. Pria yang kerap dipanggil Uben ini memiliki masa lalu yang cukup gelap karena pernah melakukan berbagai jenis kekerasan termasuk pembunuhan.

Uben pernah masuk penjara pada tahun 1997 karena kasus di penembakan yang berawal dari kerusuhan antar geng motor. Atas berbagai tindak kejahatannya di Bandung, Uben sempat mendekam di Nusakambangan.

Di Nusakambangan dia ternyata mendapatkan hidayah karena kerap bergaul dengan tawanan kasus terorisme yang biasanya memimpin ibadah di sana. Semenjak dia memutuskan untuk insaf dan menjadi pemain sinetron, ibunya pun menjadi bangga. Dan dia sudah cukup bahagia sekarang karena tak lagi menyusahkan keluarga.

6. Iskandar Syahberian

Sosok yang dikenal dengan sebutan Kang Is atau Iskandar Bule itu sudah merasakan dunia kelam sejak 1980-an di Bandung. Dia dikenal sebagai preman yang sudah mencicipi berbagai macam kejahatan, dari mulai pemalakan, menggunakan obat-obatan terlarang, hingga maksiat.

Keputusan hijrahnya dimulai saat ia didatangi lima pria di tempat tongkrongannya di Jalan Sunda, Kota Bandung. Kang Is dan kelima pria itu membicarakan soal agama selama beberapa jam. Usai perbincangan Kang Is kemudian datang ke masjid, beritikaf selama tiga hari dan akhirnya meninggalkan masa lalunya. Ia benar-benar langsung berhenti meminum minuman alkohol dan berhenti menggunakan obat-obat terlarang.

Meski sudah meninggalkan dunia kelam, kini Kang Is menghabiskan waktunya untuk beribadah di Masjid. Meski sudah meninggalkan dunia kelam, Kang Is tetap menjalin silaturahmi dengan teman-temannya dulu.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement