“Setelah diinterogasi, pria itu mengaku bahwa isi tas ranselnya hanya pakaian bekas. Penyidik masih memeriksa pelaku dan saksi,” tambahnya.
Dari hasil pemeriksaan, pembawa tas tersebut diketahui berinisal HN (33). HN sudah lebih dahulu berada di tempat tersebut sekira 15 menit, kemudian pelaku menyuruh saksi untuk menjauh dari tas ransel yang disebut berisi bom. Alhasil, warga sekitar heboh dan khawatir.
“Kami meminta bantuan Detasemen Gegana Sub Den Jibom untuk memeriksa isi tas ransel yang ditinggalkan pelaku di TKP,” ujar AKBP Sunadi.
Setelah diperiksa Tim Gegana ternyata tas tersebut berisi sebilah golok, perlengkapan mandi dan pakaian. Tidak ditemukan bahan peledak atau bom.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.