JAKARTA - Sebanyak 926 jiwa warga Cipinang Melayu RW 03 dan 04 memilih untuk mengungsi di Universitas Borobudur, lantaran rumahnya terendam banjir cukup parah.
Dari ratusan jiwa itu, setidaknya ada 114 balita, 51 warga lanjut usia (lansia), anak SD 122, anak SMP 38, anak SMA 26, ibu hamil delapan jiwa.
"Total pengungsi di Universitas Borobudur ada 926 jiwa," kata Lurah Cipinang Melayu, Agus Sulaeman saat dikonfirmasi Okezone, Jakarta, Kamis (2/1/2020).

Adapun dari RW 03 yang mengungsi ada delapan rukun tetangga (RT) yang mengungsi, yakni RT 01, 02, 08, 10, 11, 12, 13, 14. Sementara untuk RW 04, sebanyak 4 RT yang mengungsi, antara lain RT 03, 04, 05 dan 07.
Baca Juga : Macet Total, Kendaraan yang Terjebak di Tol Japek Dialihkan ke Jalur Arteri
Agus menjelaskan, warga memutuskan untuk mengungsi demi kepentingan keselamatan diri. Mengingat, volume air cukup tinggi menerjang wilayah Cipinang Melayu.
Dari data sementara, kata Agus, setidaknya ada dua Rukun Warga (RW) yang memilih mengungsi ke Universitas Borobudur. "RW 03 dan RW 04. Atau sekitar 12 RT yang mengungsi," tutup Agus.
(Angkasa Yudhistira)