LEBAK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mencatat sebanyak ribuan rumah dan 14 jembatan mengalami rusak akibat banjir bandang yang melanda 6 Kecamatan di wilayah Lebak.
Berdasarkan data dari BPBD Lebak, enam kecamatan yang terdampak meluapnya sungai Ciberang dan Cidurian yakni Kecamatan Sajira, Cipanas, Lebakgedong, Curugbitung, Maja dan Cimarga.
"Total desa terdampak sebanyak 17 desa di 30 titik lokasi dengan jumlah kerusakan rumah sebanyak 135 rusak berat, 185 rusak ringan dan 1.747 rumah terendam," kata Kepala Pelaksana BPBD Lebak Kaprawi. Kamis (02/01/2020).
Selain rumah yang rusak, infrastruktur akibat bencana alam banjir bandang sebanyak 14 jembatan rusak terdiri dari 2 jembatan permanen dan 12 jembatan gantung.
Baca Juga: Banjir Bandang, 3 Kecamatan di Lebak Gelap Gulita
Jembatan permanen yang rusak tersebut berada di Desa Sajira, Kecamatan Sajira dan di Kampung Muhara, Kecamatan Lebakgedong. Sedangkan 12 jembatan gantung yang rusak tersebar di enam kecamatan, 5 di Kecamatan Cipanas, 4 di Kecamatan Cimarga, 1 jembatan di Kecamatan Sajir, Curugbitung dan Maja.
Saat ini, Tim gabungan terus melakukan evakuasi korban terdampak, melakukan pendataan kerusakan, mendirikan posko dapur umum dan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi.
Terdampak 7 Posko pengungsian yang menampung par korban banjir bandang, posko tersebut berada di gedung PGRI Kecamatan Sajira di Kampung Nangela, Desa Calung Bungur dan di Desa Bungur Mekar, Kecamatan Sajira.

Kemudian Posko pengungsi di Kp. Kadu Luhur, Desa Tambak, Kecamatan Cimarga. Selanjutnya di Kantor Kecamatan Cipanas, di gedung serba guna Desa Banjar Irigasi, Kec. Lebak Gedong dan di Desa Mayak, Kecamatan Curugbitung.
"Tujuh posko pengungsian menampung korban banjir sebanyak 427 kepala keluarga," ujar Kaprawi.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.