Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Putri Ma'ruf Amin Sambangi Korban Banjir di Tangsel

Hambali , Jurnalis-Sabtu, 04 Januari 2020 |09:48 WIB
Putri Ma'ruf Amin Sambangi Korban Banjir di Tangsel
Putri Wapres Ma'ruf Amin, yakni Siti Nur Azizah Tinjau Korban Banjir di Tangsel (foto: Okezone/Hambali)
A
A
A

TANGERANG SELATAN - Putri Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin, Siti Nur Azizah, menyambangi lokasi korban banjir di Jalan Talas 3, RT03 RW02, Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel).

Siti Nur Azizah datang sekira pukul 16.00 WIB. Dia langsung bergegas menghampiri kerumunan ibu-ibu yang berada di Posko evakuasi banjir. Spontan warga antusias menyambut, lantaran mengetahui yang datang adalah putri orang nomor 2 di Indonesia.

Baca Juga: Disdukcapil DKI 'Jemput Bola' Perbaiki Dokumen Kependudukan Rusak dan Hanyut Akibat Banjir 

"Alhamdulillah, terima kasih ibu mau datang ke sini," kata warga di lokasi, Jumat 3 Januari 2019.

Setelah berbincang dengan para korban dan pengurus lingkungan setempat, Siti Nur Azizah selanjutnya turun meninjau sejumlah rumah terdampak banjir. Di sana terlihat, para penghuni tengah berbenah merapihkan sejumlah barang yang sempat terendam banjir.

Putri Ma'ruf Amin Sambangi Korban Banjir di Tangsel (foto: Okezone/Hambali)	 

Menunjukkan rasa empatinya, bakal calon Wali Kota Tangsel ini berupaya memberi semangat seluruh korban. Dia pun lantas secara simbolik menyerahkan langsung bantuan makanan dan minuman kepada warga. Ini adalah kali ketiga, bakal calon Wali Kota Tangsel itu "Ngampung" di titik-titik lokasi korban banjir.

"Hari ini seperti beberapa hari yang lalu, pasca musibah banjir ini di beberapa titik di Kota Tangerang Selatan. Ya tentu saya ada tambahan agenda selain 'ngampung' tadi, saya mengunjungi tempat-tempat atau lokasi spot-spot yang memang mengalami musibah banjir," ungkap Azizah kepada Okezone.

Diterangkannya, setiap hari dia berkeliling berbagi tugas dengan tim untuk memberi bantuan di titik lokasi korban banjir. Tak peduli banjir berdampak kecil atau besar terhadap korban, Azizah membawa pesan moral demi mengetuk semua pihak untuk terjun bergerak saling memberi bantuan.

"Yang namanya musibah banjir, tetap saja itu musibah. Mau kecil ataupun besar, dan itu merugikan masyarakat saya kira itu musibah. Tidak melihat kecil dan besar, tentu kita terpanggil membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah," ucapnya.

Dia pun berharap, agar pemeritah kota Tangsel responsif melihat dampak banjir yang cukup besar dirasakan para korban. Apalagi, kata Azizah, banyak rumah warga yang terendam berikut dengan barang-barang di dalamnya.

"Kehadiran dari pemerintah kota Tangsel sangat-sangat dibutuhkan. Kalau kami ini kan karena keterpanggilan kita sebagai warga Tangsel terhadap sesama saudara-saudara kita yang ada di Tangsel," ucapnya.

Di lokasi yang sama, Lurah Pondok Cabe Ilir, Munadi, menjelaskan, sedikitnya ada sekira 20 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah 80 jiwa yang menjadi korban banjir di lingkungan RT03 RW02. Hingga saat ini, telah dibangun Posko evakuasi dan dapur umum.

"Ada sekira 20 KK, dengan rata-rata tiap KK itu ada 4 jiwa," ungkap Munadi.

Sayangnya, Posko yang dibangun terlihat jauh dari kata layak karena hanya ditutupi terpal di bagian atas. Padahal, para korban sangat membutuhkan lokasi evakuasi yang juga bisa dijadikan tempat beristirahat. Sementara ini, Posko hanya dijadikan lokasi untuk mendistribusikan makanan dan minuman.

"Ya sementara kalau tidur, ya numpang di tetangga-tetangga dulu," tukas Munadi.

Baca Juga: KA Bandara Mulai Beroperasi Normal Hari Ini

Sebelumnya, Siti Nur Azizah menyambangi pula Kampung Bulak, Pondok Kacang Timur, dan Perumahan Maharta, Pondok Kacang, Kecamatan Pondok Aren. Dua wilayah itu, kerap tergenang banjir saat hujan deras datang mengguyur.

Mendapatkan kabar banyak lokasi banjir di Tangsel pada Rabu 1 Januari 2020, Siti Nur Azizah tak berdiam diri. Dia langsung berinisiatif terjun ke kedua kampung tersebut, seraya memberi dukungan moril dan bantuan.

Tanpa ragu, Azizah rela mencapai titik banjir dengan menaiki perahu karet. Lalu dilanjutkan dengan berjalan kaki sambil menyapa satu demi satu warga di lokasi banjir, meski pakaiannya pun turut basah.

(Fiddy Anggriawan )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement