Heboh Nilai Rapor Sekolah Pemain Timnas Putri Indonesia Dapat Kosong

Avirista Midaada, Okezone · Sabtu 04 Januari 2020 21:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 04 519 2149329 heboh-nilai-rapor-sekolah-pemain-timnas-putri-indonesia-dapat-kosong-gJ4ESxQexR.jpg Timnas Putri Indonesia U-16 (Foto: Istimewa)

KOTA BATU - Jasmine Sefia Waynie, pemain Timnas Indonesia Putri U-16 menjadi perbincangan di media sosial lantaran tak bisa mendapatkan rapor dari sekolahnya di SMPN 2 Kota Batu.

Dalam sebuah unggah di Instagram akun @kepoball, siswi kelas VII SMPN 2 Kota Batu itu disebut tak bisa mendapat rapor lantaran sering absen di sekolah. Sehingga banyak nilai rapornya yang kosong.

Orangtua Jasmine, Dwi Cahyono, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kabar banyaknya nilai kosong dari rapor sang anaknya tersebut.

"Ya benar, rapor anak saya ada yang kosong, saya tidak dikasih tahu alasannya apa. Padahal anak saya juga mengikuti semua ujian, tugas-tugas juga sudah dikerjakan, mungkin ada beberapa yang belum, tapi nilai ya tidak mungkin tidak ada," ungkap Dwi saat dihubungi media, Sabtu (4/1/2020).

Lebih lanjut, Dwi mengatakan pihak sekolah menilai Jasmine tidak membawa nama baik sekolah. "Saya kecewa saat kepala sekolah bilang anak saya tidak membawa nama baik sekolah. Tidak membawa nama baiknya dari mana? Setiap anak saya diwawancarai selalu bilang dari SMP 2 Batu," jelasnya.

timnas

Baca Juga: Viral Siswa SMA Tertidur saat Upacara, Dibiarkan Temannya Terlelap di Tengah Lapangan

Sementara itu, Kepala SMPN 2 Batu, Sudiyonosaat dikonfirmasi menyarankan orangtua Jasmine untuk menempuh pendidikan homeschooling.

"Komunikasi dengan wali murid sudah dilakukan. Kami menyarankan untuk menerima pendidikan lewat homeschooling. Melihat banyak ketertinggalan pelajaran jika harus ditempuh pada sekolah umum," tutur Sudiyono ditemui awak media.

Dirinya juga membantah bila ada kabar pihak sekolah tak memberikan keringanan kepada pemain Arema FC putri ini. Pihaknya mengaku telah memberikan keringanan dalam bentuk toleransi ketidakhadiran di sekolah.

Namun ia menyayangkan karena siswinya sering izin setelah berada di tempat kegiatan. "Jasmine tidak izin ketika sebelum kegiatan berlangsung," ucap Sudiyono.

Sementara itu, viralnya kontroversi mengenai pemain Timnas Putri Indonesia Jasmine ini menbuat Walikota Batu Dewanti Rumpoko angkat bicara melalui akun resmi instagram @rumpokodewanti. Menurutnya, pihaknya telah mendapat konfirmasi dari pihak sekolah, dimana pihak sekolah berujar mendukung sepenuhnya aktivitas sang anak.

"Kalaupun bisa diberikan tugas dikerjakan di rumah, kalau tidak bisa, akan diupayakan kerja paket atau homeschooling agar ketika waktu ujian nanti tidak menjadi masalah," beber Dewanti dalam unggahannya di instagram.

Sebagai informasi, Jasmine merupakan pemain Arema FC putri yang turun di Liga 1 putri sekaligus pemain Timnas Putri Indonesia U-16 yang ikut di ajang Piala AFF tahun 2017. Di tahun 2018, Jasmine masuk dalam skuad Timnas Putri Indonesia U-16 yang berlaga di kualifikasi Piala AFC di Kyrgistan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini