nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diperiksa Polda Jatim, Ello Ngaku Dapat Reward Mobil dari Memiles

Syaiful Islam, Okezone · Selasa 14 Januari 2020 19:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 14 519 2152879 diperiksa-polda-jatim-ello-ngaku-dapat-reward-mobil-dari-memiles-omuLzGMOA9.jpg Penyanyi Marcello Tahitoe (MT), akrab disapa Ello, usai diperiksa Polda Jatim, Selasa (14/1/2020). (Foto : Okezone.com/Syaiful Islam)

SURABAYA – Penyanyi Marcello Tahitoe (MT), akrab disapa Ello, mengaku mendapatkan reward satu mobil dari PT Kam and Kam, pengelola aplikasi Memiles. Ello mengaku mendapatkan reward sesuai prosedur yang diterapkan dalam aplikasi Memiles.

Hal tersebut disampaikan Ello pada awak media usai menjalani pemeriksaan di Gedung Ditreskrimsus Polda Jatim, Selasa (14/1/2020). Ello diperiksa mulai pukul 09.30 WIB dan keluar dari ruang penyidik jam 18 00 WIB.

"Saya sebagai saksi, saya member, saya top up, saya dapat reward sesuai prosedurnya," tutur Ello.

Ello mengaku kaget dengan press release dari Polda Jatim. Namanya dikaitkan dengan dugaan kasus investasi ilegal aplikasi Memiles.

Penipuan investasi Memiles di Polda Jatim. (Foto : Syaiful Islam)

"Saya di sini selain sebagai korban, reward yang enggak jelas hasilnya, tapi nama saya tersebutlah, terseret masalah ini. Itu cukup mengganggu saya. Reward saya mobil," tutur Ello.

Di samping Ello, kemarin penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim memeriksa penyanyi Eka Deli terkait kasus dugaan investasi bodong Memiles sekitar 10 jam.

Sekadar diketahui, Satgas Waspada Investasi Ditreskrimsus Polda Jatim membongkar investasi ilegal alias bodong aplikasi Memiles yang mempunyai omzet ratusan miliar rupiah. Dalam kasus ini, polisi menahan empat tersangka, yaitu KT (47), FS (52), ML alias Dr Eva (54), dan PH (22).


Baca Juga : Artis Ello Diperiksa Polisi Terkait Kasus Investasi Bodong Memiles

Memiles yang dikelola PT Kam and Kam memiliki 264 ribu member selama 8 bulan. Polisi juga mengamankan atau blokir rekening atas nama PT Kam and Kam. Uang yang telah disita senilai Rp122 miliar.

Selain uang miliaran rupiah, polisi menyita 18 mobil yang dipakai untuk operasional dan 2 sepeda motor. Setiap customer bisa memiliki lebih dari satu akun. Setiap akun harus top up dana mulai dari Rp50 ribu, Rp100 ribu hingga Rp200 juta.


Baca Juga : Dianggap Menguntungkan, Sejumlah Anggota Minta Aplikasi Memiles Kembali Dibuka

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini