nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wyata Guna Berubah Jadi Balai, Puluhan Penyandang Disabilitas Diminta Keluar

CDB Yudistira, Jurnalis · Rabu 15 Januari 2020 12:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 15 525 2153126 wyata-guna-berubah-jadi-balai-puluhan-penyandang-disabilitas-diminta-keluar-rhE2UbuTk6.jpg (Foto: Okezone.com/CDB Yudistira)

BANDUNG - Kemensos mengeluarkan Permensos Nomor 18 tahun 2018 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas di lingkungan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial. Melalui Permen tersebut, nomenklatur Wyata Guna yang asalnya berbentuk panti menjadi balai.

Perubahan itu berdampak terhadap pelayanan penghuni asrama yang selama ini menghuni Wyata Guna. Puluhan penyandang disabilitas bahkan telah diminta meninggalkan Wyata Guna sejak 21 Juli 2019.

Alhasil pada Kamis 9 Januari 2020, sebanyak 30 penyandang disabilitas yang merupakan alumni Wyata Guna yang telah mendapat pelayanan dan pelatihan harus meninggalkan tempat yang menjadi naungannya selama ini.

Mendapat instruksi untuk meninggalkan panti, mereka penyandang disabilitas itu melakukan aksi berdiam diri, sejak Selasa 14 Januari 2020 kemarin hingga hari ini, Rabu (15/1/2020). Aksi mereka, untuk meminta kejelasan terkait dengan nasib mereka dari solusi peralihan panti menjadi balai.

(Foto: Okezone.com/CDB Yudistira)

"Kami harus bagaimana atau apa yang bisa kami lakukan nantinya," kata Ketua Forum Akademisi Luar Biasa Rianto.

Sementara itu, Kepala Balai Wyata Guna Sudarsono mengatakan para penyandang disabilitas yang dikeluarkan merupakan para penerima layanan yang telah melalui fase terminasi. Menurut Sudarsono, terminasi yang dimaksud adalah berakhirnya masa layanan rehabilitasi.

"Dari konteks layanan kami sudah sosialisasikan itu, pelayanan selama enam bulan, ini sesuai peraturan, sehingga kami menjalankan itu (terminasi)," kata Sudarsono.

Menurutnya mekanisme tersebut telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial Bagi Penyandang Disabilitas.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini