Nima ditangkap di distrik Mosul di Irak bagian utara menurut sel media keamanan Irak, mengutip Jerusalem Post, Jumat (17/1/2020).
Menurut polisi Irak, Nima adalah seorang pengkhotbah terkenal yang menyebarkan ajaran ekstrimisme di masjid-masjid terhadap pasukan keamanan dan menghasut atas nama ISIS.
"Dia dianggap sebagai salah satu pemimpin utama ISIS dan mengeluarkan fatwa yang menyebabkan pembunuhan para ulama-ulama," kata polisi Irak.
Nima juga mengeluarkan fatwa untuk mengebom makam Nabi Yunus di Mosul. Warga Mosul menyebut Nima sebagai sosok utama yang ingin merusak warisan Mosul.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.