BOGOR - Muhammad Arafi, bayi 11 bulan menderita penyakit kulit seperti melepuh. Bayi malang itu meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di RSUD Cibionong.
"Iya (meninggal), tadi jam 9 malam," kata Elsa, Ketua RT keluarga Arafi di Desa Sukmajaya, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, Kamis (16/1/2020).
Jasad bayi laki-laki itu langsung dibawa pulang pihak keluarganya dari rumah sakit untuk dimakamkan besok hari. "Ini sudah mau pulang, arah pulang lagi di kamar jenazah," ucap Elsa.
Arafi mengidap penyakit serius yang membuat kulitnya merah seperti bekas terbakar. Ibunda Arafi, Nurhalimah (25) mengatakan awalnya putranya demam pada November 2019.
"Saya bawa ke klinik kecil. Katanya mau campak, terus dikasih obat campak. Pas sudah (diobati) kok kayak lecet-lecet, saya balik lagi ke dokternya, katanya enggak apa-apa, terusin aja obatnya," kata Nurhalimah.

Menuruti saran sang dokter, Halimah lantas kembali pulang dan melanjutkan obat tersebut. Namun, lambat laun kondisi Arafi pun semakin memburuk dengan bercak putih kemerahan seperti luka bakar.
"Pas saya balik lagi (ke klinik) katanya, udah bu dibawa saja ke mana yang peralatan medisnya lebih lengkap," ujarnya.
Nurhalimah pun kebingungan saat akan membawa Arafi ke rumah sakit karena terbentur biaya. Akhirnya, pihak RT mengupayakan Arafi segera dirawat ke rumah sakit sambil dibuatkan surat keterangan tidak mampu dan BPJS pada Sabtu 11 Januari 2020.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.