Pengedar Sabu Diringkus Polisi, Satu Pelaku Sedang Hamil 7 Bulan

Fathnur Rohman, Okezone · Sabtu 18 Januari 2020 21:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 18 525 2154834 pengedar-sabu-diringkus-polisi-satu-pelaku-sedang-hamil-7-bulan-xCn8FzXmnG.JPG Dua pengedar sabu diringkus, satu di antaranya sedang hamil 7 bulan (Foto: Okezone.com/Fathnur Rohman)

CIREBON - Jajaran Satnarkoba Polres Cirebon Kota berhasil menangkap dua pengedar sabu berinisial AV dan TN. Mereka mendapat barang haram tersebut dari orang yang berada di dalam Lapas Gintung (Lapas Narkotika Cirebon).

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Roland Ronaldy menyampaikan, dari tangan AV dan TN pihaknya berhasil menyita sabu seberat dua gram. Ia menuturkan, petugas menangkap AV di sebuah kontrakan di daerah Pekalipan, sedangkan TN ditangkap di Jalan Karanggetas, Kota Cirebon, Jawa Barat.

"Dua barang buktinya sabu. Beratnya sabu dua gram. Inisial AV dan TN. AV ditangkap di kontrakan di Pekalipan. Sedangkan TN di Karanggetas. Mereka ini pengedar," kata Roland, Sabtu (18/1/2020).

Roland menjelaskan, kedua tersangka tersebut memakai cara yang sama dalam memesan dan mengedarkan sabu. Mereka menggunakan metode tempel. Pihaknya mendapat informasi kalau AV dan TN mendapat sabu dari Lapas Gintung.

Masih disampaikan Roland, diketahui jika AV merupakan seorang residivis kasus yang sama. Sementara TN bekerja sebagai pemandu lagu di salah satu tempat hiburan malam di Kota Cirebon.

"Sistemnya sama. Dia pesan dan tempel. Kita dapat informasi mereka dapat barang (sabu) dari Lapas Gintung. Kita akan kembangkan nanti," ujar Roland.

Tersangka TN sendiri mengatakan, ia hanya mengantarkan temannya saat mengambil sabu. Rencananya, ia akan menggunakan uang dari hasil penjualan sabu tersebut untuk membeli susu anaknya. Ia mengaku saat ini tengah hamil tujuh bulan.

"Nganter temen. Kita enggak tahu gimana-gimananya. Saya ditinggal. Saya tahu posisinya di situ ada barang (sabu). Empat hari yang lalu. Saya cuman nganter doang. Imbalannya buat beli susu anak," tuturnya.

Air mata TN tidak sengaja menetes saat ia mengaku menyesal dan tidak mau lagi mengulangi perbuatannya tersebut. Selain mengedarkan sabu, diungkapkan TN, semenjak ia hamil ia sudah berhenti memakai sabu.

Dirinya berharap, kasus yang menjeratnya bisa cepat selesai. Ia ingin pulang ke rumahnya, karena teringat dengan anak pertamanya yang masih balita.

"Terpaksa ikut untuk memenuhi kebutuhan anak. Dulu pernah pakai sekarang udah enggak. Harapannya bisa cepat pulang. Pengen berhenti," ucap TN.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini