KARANGANYAR - Aparat Polres Karanganyar, Jawa Tengah terpaksa menembak kaki David Nusantoro (21) lantaran mencoba kabur dari kejaran aparat. Warga Polanharjo, Sukoharjo ini berurusan dengan polisi karena melakukan aksi penjambretan di puluhan lokasi.
Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi mengatakan, terangka digerebek di kamar kosnya di daerah Baki, Sukoharjo pada Selasa, 14 Januari 2020 silam.
“Tersangka melakukan pencurian di sejumlah lokasi. Dalam setahun terakhir, dia mengakui menjambret di 44 lokasi di Klaten, Solo, Karanganyar dan Sukoharjo. Dalam menjalankan aksinya, para pelaku memilih situasi yang ramai sehingga mudah untuk langsung melarikan diri," ujarKapolres mengutip dari KRjogja, Senin (20/1/2020).
“Terakhir kali, kami mendapat laporan korban penjambretan di Jalan Baturan Raya Desa Baturan Kecamatan Colomadu pada Senin (13/1),” katanya menimpali.
Berdasarkan laporan korban bernama Nur Rahmiyah Hidayati, ia dijambret saat sedang makan di warung. Tas berisi uang dan benda berharga lainnya diembat pelaku yang langsung kabur menaiki sepeda motor. Pelaku David tidak sendirian. Seorang rekan kejahatannya berinisial TJ kini masih diburu polisi.
“Modusnya dengan mengamati calon korban. Setelah lengah, mereka beraksi. Pengamatannya sampai berjam-jam untuk memastikan kapan melancarkan aksinya,” tuturnya.
Pelaku terbilang cukup lihai dalam menjalankan aksinya dengan menggunakan celurit untuk menakut-nakuti korban. Selain melakukan penjambretan, mereka juga mencuri burung milik warga.
Sementara pelaku mengaku pernah mendapat uang senilai Rp24 juta saat menjalankan aksinya di Kabupaten Klaten. Atas perbuatannya itu ia dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal tujuh tahun. Adapun barang bukti kasus ini berupa dua buah celurit, sebuah kapak, satu bethel, beberapa unit ponsel dan sebuah sepeda motor.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.