Bunga di Taman Makam Pahlawan Hilangkan Rasa Takut Para Peziarah

Syaiful Islam, Okezone · Senin 20 Januari 2020 01:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 20 519 2155198 bunga-di-taman-makam-pahlawan-jadi-saksi-bisu-perjuangan-merebut-kemerdekaan-ZgA1zoN21M.jpg Pemakaman (Foto: Okezone/Syaiful)

SURABAYA - Untuk menghilangkan kesan angker, Taman Makam Pahlawan (TMP) yang ada di Kota Surabaya, Jatim ditanami bunga-bunga. Disamping untuk memperindah lokasi makam, juga membuat peziarah yang datang kesana tidak merasa takut.

Penanaman bunga ini seperti yang dilakukan para penjaga makam di TMP Ngagel Rejo. Mereka tampak bersemangat menanam dan memotong tanaman bunga yang sudah tinggi. Di samping itu, mereka juga menyiram tanaman bunga baik yang baru ditanam maupun sudah lama.

Sehingga TMP Ngangel Rejo tampak asri dan bersih. Setiap pagi dan sore mereka menyiram tanaman bunga. Serta menyapu lokasi TMP. Keberadaan TMP sangat terjaga dan dilindungi. Tidak banyak masyarakat yang berziarah kesana. Hanya pada moment-moment tertentu yang berziarah.

Pemakaman

Baca Juga; Bangkitnya Kasultanan Pajang Setelah Tidur Panjang 400 Tahun (Bagian 1)

Misal seperti hari libur nasional, hari pahlawan dan hari Kemerdekaan 17 Agustus. Kemudian dinas pendidikan menjadikan wisata religi untuk para siswa. Sedangkan untuk hari biasa tidak ada yang berziarah.

"Sekarang saya menanam tanaman bunga disini. Ini untuk mempercantik dan memperindah TMP supaya hilang dari kesan angker," terang salah satu penjaga TMP dr Soetomo, Abu Hasan.

Menurutnya, setiap hari dirinya bersama teman yang lain menyapu TMP tersebut. Sehingga TMP menjadi bersih dan indah. Untuk di TMP Ngangel Rejo ada makam pahlawan yang tanpa nama. Namun jumlahnya tidak banyak.

Sedangkan untuk TMP di Kusuma Bangsa banyak makam pahlawan yang tanpa papan nama. Sebab sebagian besar pahlawan yang dimakamkan di TMP Kusuma Bangsa adalah para pahlawan yang gugur saat perang di hotel Yamato (hotel Majapahit).

"Rata-rata di Blok E tidak ada papan namanya. TMP yang ada di Surabaya saat ini bersih dan indah semua. Sebab banyak ditanami bunga, sehingga kesan angker sudah tidak ada lagi. Apalagi kalau malam terang dengan lampu," papar Abu Hasan.

Hal senada juga diungkapkan Ribut. Ia menyatakan, dirinya bersama Abu Hasan merupakan bagian pertamanan di TMP. Dimana ada TMP yang tamannya rusak, maka dirinya yang memperbaiki. Sebab tidak semua penjaga TMP paham dengan persoalan taman.

"Jadi saya bersama mas Abu pindah-pindah. Dimana ada taman yang rusak atau ditambah, kami yang ngerjakan. Saya sudah sekitar 10 tahun menjadi petugas penjaga TMP," terang Ribut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini