nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Malaysia Kembalikan 150 Kontainer Sampah Plastik ke Negara Asal

Selasa 21 Januari 2020 08:51 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 21 18 2155848 malaysia-kembalikan-150-kontainer-sampah-plastik-ke-negara-asal-oi7vwgvyjH.jpg Malaysia mengembalikan 150 kontainer sampah plastik ilegal ke negara-negara asal. (Foto: AFP/BBC News Indonesia)

MALAYSIA mengirim balik 150 kontainer sampah plastik ke negara-negara asal, termasuk 42 kontainer ke Inggris. Kontainer-kontainer berisi sampah plastik itu sebelumnya dikirim secara ilegal ke Malaysia.

Demikian ditegaskan Menteri Lingkungan Hidup Malaysia Yeo Bee Yin pada Senin 20 Januari 2020 ketika meninjau kontainer-kontainer sampah plastik yang akan dikirim dari Pelabuhan Pulau Pinang.

"Pemerintah memandang serius terhadap isu masuknya sampah plastik ilegal ke negara ini dan akan mengambil tindakan sewajarnya guna memastikan Malaysia tidak menjadi tong sampah dunia," kata Yeo Bee Yin, mengutip dari BBC News Indonesia, Selasa (21/1/2020).

Pemerintah Inggris mengatakan menerima permintaan dari pihak berwenang Malaysia pada tahun lalu untuk mengambil sampah. Beberapa kontainer pun sudah tiba kembali di Inggris.

Seorang juru bicara Badan Lingkungan mengatakan, "Kami terus bekerja bersama perusahaan pelayaran dan pihak berwenang Malaysia untuk memastikan semua sampah dibawa pulang secepat mungkin."

Negara-Negara Kaya

Ia menambahkan, siapa pun yang terbukti mengekspor sampah secara ilegal terancam hukuman dua tahun penjara dan denda tidak terbatas.

Malaysia mencatat peningkatan pesat kedatangan sampah plastik dari negara-negara lain sejak China –yang sebelumnya tercatat sebagai importir sampah terbesar di dunia– melarang impor sampah pada 2017.

Di samping 42 kontainer sampah plastik yang dikirim kembali ke Inggris, Malaysia juga berhasil mengirim kembali 40 kontainer ke Prancis, 17 kontainer ke Amerika Serikat, 11 ke Kanada, 10 ke Spanyol, dan 9 ke Hong Kong.

Banyak negara kaya mengirim sampah daur ulang ke luar negeri karena murah, membantu mencapai target daur ulang, dan mengurangi gunungan sampah di dalam negeri.

Menurut Menteri Lingkungan Hidup Malaysia Yeo Bee Yin, sebanyak 110 kontainer sampah plastik akan dikirim ke negara pengekspor selambat-lambatnya sebelum pertengahan 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini