nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Permintaan Maaf Raja Keraton Agung Sejagat Diharapkan Redakan Kegaduhan Publik

Taufik Budi, Jurnalis · Selasa 21 Januari 2020 18:39 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 21 512 2156225 permintaan-maaf-raja-keraton-agung-sejagat-diharapkan-redakan-kegaduhan-publik-8tpVow1vY2.JPG Toto Santoso mengenakan baju tahanan (Foto: iNews.id)

SEMARANG – Permintaan maaf yang disampaikan Toto Santoso (42) selaku pendiri sekaligus orang yang mengaku sabagai raja Keraton Agung Sejagat diharapkan bisa menenangkan masyarakat setelah sempat gaduh akibat kemunculan keraton palsu tersebut.

Selain meminta maaf, Toto juga telah mengakui bahwa keraton yang berdiri di Purworejo, Jawa Tengah itu hanyalah fiktif belaka.

“Pak Toto selaku Sinuwun Toto Santoso Hadiningrat menyampaikan permohonan maaf. Tadi sudah konferensi pers di hadapan semua media,” kata kuasa hukum Toto Santoso, Muhammad Sofyan, Selasa (21/1/2020).

Baca juga: Sudah Diakui Fiktif, Keraton Agung Sejagat Bubar?

Dalam waktu beberapa hari terakhir, publik digegerkan dengan keberadaan Keraton Agung Sejagat di Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan, Purworejo. Tak hanya ramai di media sosial, namun banyak pula warga yang berdaatangan ke lokasi keraton tersebut.

“Intinya Pak Toto menyampaikan permohonan maaf kepada semua khalayak luas karena kegaduhan yang telah terjadi terkait aktivitas Keraton Agung Sejagat,” tegas dia.

Dia juga menyebutkan, permohonan maaf yang digelar di Mapolda Jawa Tengah itu juga sekaligus mewakili permaisuri 'ratu' Fanni Aminadia (41). Fanni tidak ikut konferensi pers, karena berada di Lapas Klas IIA Wanita Semarang.

Baca juga: Raja Toto 'Instruksikan' Polisi Usut Tuntas Kasus Keraton Agung Sejagat

“Kalau tadi yang menyampaikan (permohonan maaf) langsung hanya rajanya, tapi raja juga menyampaikan sekaligus mewakili pula dari ratu,” terangnya.

“Jadi, sudah menyampaikan maaf. Bahwa prinsipnya permintaan maaf itu paling tidak dari Pak Toto agar kemudian publik bisa tidak gaduh lagi atas pemberitaan itu (kemunculan Keraton Agung Sejagat),” pungkasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini