Namun sehari usai dijenguk, kondisi Adi memburuk. Dia koma sehingga harus dilarikan ke rumah sakit di Kota Bone.
Kata Agung, saat di rumah sakit sejumlah tokoh dan Muspida Bone sempat menjenguk dan memberikan semangat, diantaranya Bupati Bone Andi Fahsar Mahdin Padjalangi, Ketua DPRD Bone Irwandi Burhan serta seluruh rekan-rekan jurnalis di Bone.

Komandan Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Kompol Nur Ichsan dan Danramil Tanete Riattang, Kapten Eko Hemawanto, turut mengantar jenazah Supriadi Ibrahim yang meninggal dunia.
Dua perwira di masing-masing kesatuannya tersebut, terlihat menggotong jenazah jurnalis Supriadi, yang wafat setelah beberapa bulan dirawat di rumah sakit karena menderita tipus.