VANCOUVER - Harry dan Meghan Markle mengeluarkan peringatan hukum kepada media setelah foto-foto Meghan di Kanada terbit di sejumlah surat kabar dan situs berita online.
Pengacara mengatakan foto-foto Meghan berjalan bersama anjingnya sambil menggendong putranya diambil oleh fotografer yang bersembunyi di semak-semak dan memata-matainya.
Meghan difoto saat tengah membawa Archie, putranya yang berusia delapan bulan dengan gendongan bayi, sambil berjalan bersama dua anjingnya, Guy dan Oz, di Taman Regional Horth Hill di Pulau Vancouver.
Tim pengacara itu juga mengatakan Meghan tidak setuju fotonya dipakai dan menuduh fotografer atas pelecehan.
Mengutip BBC, Rabu (22/1/2020) pasangan itu mengatakan mereka siap untuk mengambil tindakan hukum.
Baca juga: Pangeran Harry dan Meghan Akan Berhenti Menggunakan Gelar Yang Mulia
Baca juga: Mundur dari Anggota Kerajaan Inggris, Harry dan Meghan: Tidak Ada Pilihan Lain
Harry dan Meghan disebut khawatir dengan aktivitas paparazzi di dekat tempat tinggal mereka saat ini di Vancouver, British Columbia.

Pengacara mengatakan ada juga upaya memotret bagian dalam rumah mereka menggunakan lensa jarak jauh. Mereka mereka menuduh paparazi berkemah di luar tempat tinggal mereka.
Di bawah undang-undang di British Columbia, Meghan mungkin memiliki alasan membawa kasus ini ke ranah hukum jika dia dapat membuktikan privasinya dilanggar, meskipun kebebasan pers dan ekspresi dijamin di bawah Piagam Hak dan Kebebasan Kanada.
Ini terjadi setelah sang Ratu menyetujui keinginan pasangan itu untuk mundur dari Kerajaan Inggris untuk menjadi mandiri secara finansial.
Harry tiba kembali di Kanada pada hari Selasa pagi setelah menghadiri KTT Investasi Inggris-Afrika di London pada hari Senin.
Dia telah terpisah dari Meghan dan Archie selama lebih dari 10 hari, setelah dia terbang kembali ke Kanada awal bulan ini.
Diumumkan pada hari Sabtu bahwa mulai musim semi, Harry dan Meghan tidak akan lagi menjadi bangsawan yang bekerja penuh waktu.
Mereka akan berhenti menggunakan gelar 'Yang Mulia' dan tidak lagi menjalankan tugas kerajaan atau penunjukan militer.
Mereka juga tidak lagi secara resmi mewakili Ratu.
Satu hari setelah pengumuman itu, Pangeran Harry mengatakan dia "mengambil lompatan iman" untuk mundur dari kerajaan, dan menambahkan: "Benar-benar tidak ada pilihan lain."