Alat penyaring tersebut berfungsi mendeteksi penumpang yang terdeteksi terkena virus korona. Selain itu, juga dipasang thermoscanner untuk memeriksa suhu tubuh yang dipasang di tiap-tiap pintu kedatangan untuk mengantisipasi virus tersebut.
Ditambah dengan pemeriksaan manual yang akan diberlakukan untuk kedatangan penumpang Internasional. Kemudian menyiapkan ruang isolasi yang diperuntukkan bagi penumpang yang teridentifikasi virus korona.
Nuril memastikan, pihaknya terus melakukan antisipasi penyebaran virus korona jelang perayaan CGM di Bumi Khatulistiwa ini.
Hingga saat ini, Nuril mengatakan, intensitas penumpang Internasional dari Kuala Lumpur dan Kuching di Bandara Internasional Supadio Pontianak masih berjalan normal. Petugas juga belum menemukan adanya penumpang yang terdeteksi terkena virus korona.
Namun demikian, jelang CGM nanti dipastikan lonjakan kedatangan penumpang ke Kalimantan Barat akan mengalami peningkatan. Sudah ada maskapai yang menambah extra flight, sampai 30 Januari nanti. Dengan tujuan Jakarta ke Pontianak dan sebaliknya.
(Edi Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.