WUHAN – Wabah virus korona di Kota Huanggang, China, saat ini dinilai telah mencapai tahap yang parah. Gubernur Provinsi Hubei, Wang Xiaodong mengatakan kota itu tidak boleh menjadi “Wuhan kedua”, Ibu Kota Provinsi Hubei sekaligus pusat wabah virus korona yang saat ini diisolasi.
Dalam konferensi pers pada Rabu, 29 Januari 2020, Wang melarang perusahaan-perusahaan di Hubei untuk melanjutkan pekerjaan sebelum 13 Februari 2020. Demikian diwartakan Reuters, Kamis (30/1/2020).
BACA JUGA: Kasus Infeksi Virus Korona Wuhan di China Lewati SARS, Ini Perbandingannya
Huanggang, sebuah kota berpenduduk 7,5 juta orang, adalah satu dari lebih dari selusin kota yang telah diisolasi dalam upaya mengekang penyebaran virus yang telah menginfeksi lebih dari 7.700 orang dan menyebabkan 170 korban meninggal dunia.
BACA JUGA: Korban Meninggal Virus Korona Bertambah Jadi 162 Orang, 7.711 Kasus Dikonfirmasi
Kota itu telah melaporkan lima kematian dan 324 kasus infeksi virus korona pada Selasa malam, 28 Januari, angka terbesar kedua di antara kota-kota di provinsi tersebut, di belakang Wuhan yang menjadi pusat wabah.
Para pekerja di kota itu berhasil menyelesaikan pembangunan sebuah rumah sakit yang semula direncanakan dibuka pada Mei, namun dipercepat akibat penyebaran wabah virus korona.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.