Polisi-TNI Pastikan Minahasa Utara Damai Pasca-Salah Paham Penolakan Rumah Ibadah

Subhan Sabu, Okezone · Kamis 30 Januari 2020 20:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 30 340 2160895 polisi-tni-pastikan-minahasa-utara-damai-pasca-salah-paham-penolakan-rumah-ibadah-CIgGNpeRRE.jpg Polisi dan TNI di Minut konfirmasi isu penolakan rumah ibadah (Foto: Okezone/Subhan)

Sementara untuk masalah keamanan, Kapolres Minut AKBP Grace Rahakbau mengatakan menjadi tanggung jawab Polres Minut dan Kodim1310/Bitung beserta anggotanya.

"Sejak malam sudah kami lakukan sama-sama dan puji Tuhan hari ini sudah kembali kondusif," kata Kapolres.

Untuk itu Kapolres mengimbau kepada masyarakat Minahasa Utara agar menjaga keamanan. "Jangan kita melakukan hal-hal yang nanti merugikan diri sendiri," ujar Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan bahwa untuk orang-orang yang dicurigai terlibat dalam perusakan, sudah diamankan. Salah satunya, bahkan diamakan di Polda Sulut untuk dilakukan pemeriksaan.

"Sementara yang satunya sedang kami usahakan secara baik untuk mengikuti anggota kami dibawa ke kantor untuk dilakukan pemeriksaan. Kami berharap semua mau berkepala dingin sehingga apa yang menjadi masalah ini dapat selesai dengan baik," jelas Kapolres.

"Sekali lagi kami menyesali sekali apa yang terjadi dan kami tahu Minahasa Utara adalah orang-orang yang toleransinya tinggi, sangat ramah dan bisa menerima siapa saja," tegas Kapolres.

Selanjutnya Kapolres meminta agar masyarakat mempercayakan pengamanan dan penindakan selanjutnya ke pihak berwenang.

Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Kusnandar Hidayat juga meminta tolong kepada masyarakat yang ada di Minut, untuk tidak melempar narasi negatif di media sosial.

"Oleh karenanya kami berharap kami selaku dandim dan sauara kami kapolres mengharapkan kebijakan dalam menanggapi atau memposting hal-hal yang dapat merugikan atau dapat membuat ketegangan, kerusuhan, ketidakamanan dan ketidaknyamanan dalam masyarakat sehingga saya sekali lagi berharap mari kita jaga dalam berposting sehingga tidak mengakibatkan kesalah pahaman," pinta Dandim.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini