Peristiwa kerajaan palsu ini bermula ketika adanya spanduk atau baliho di Kutai Timur, Kaltim yang bertuliskan selamat datang kepada Donny Pedro. Pasalnya, sosok Donny disebut sebagai orang yang bisa melunasi utang Indonesia.
Kenyataannya, kalimat provokasi tersebut hanya untuk mengajak masyarakat bergabung kepada organisasi gadungan tersebut.
Masyarakat yang tertarik masuk akan diminta uang oleh para pengurus kerajaan fiktif itu. Supaya tergiur, para anggota diiming iming akan diberikan uang senilai miliaran rupiah.
Baca Juga: Ini Alasan Warga Jatim Jadi Pengikut IMD 'King of The King'
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.