nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hilang Kontak, Kapal Nelayan Pesisir Selatan Diperkirakan Terbawa Arus ke Mukomuko

Demon Fajri, Jurnalis · Minggu 02 Februari 2020 03:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 02 340 2161930 hilang-kontak-kapal-nelayan-pesisir-selatan-diperkirakan-terbawa-arus-ke-mukomuko-aGfg3EWEZA.jpg Pencarian kapal nelayan yang hilang kontak di perairan Air Haji, Bengkulu (Foto: Ist)

BENGKULU - Kapal Mitra Utama asal Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat, hilang kontak setelah melaut di sekitar perairan Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan.

Kapal nelayan itu membawa 10 orang. Mereka atas nama Izal, Engki, Gandi, Iwil, Anton, SII, Oyon, Muamat, Kimun dan Idit. Kapal dengan jenis bagan itu dinyatakan hilang diduga setelah diterjang gelombang tingga di perairan Air Haji, pada Rabu 29 Januari 2020.

Humas SAR Bengkulu, Mega Maysilva mengatakan, satu unit kapal yang tenggelam di perairan Air Haji, Pesisir Selatan tersebut diprediksi terbawa arus hingga perairan Mukomuko, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu.

 Pencarian kapal hilang Foto Ist

Hal tersebut berdasarkan pemetaan (SARMAP) Basarnas. Selain itu, dari Pos SAR Mukomuko, jelas Mega, sebelumnya telah mendapatkan laporan dari Kantor SAR Padang, pada Kamis 30 Januari 2020, jika satu kapal Mitra Utama hilang kontak.

''Tim Rescue dari Pos SAR Mukomuko, langsung melakukan pencarian kapal Mitra Utama yang diperkirakan masuk ke perairan Mukomuko, dengan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB),'' kata Mega, saat dikonfirmasi, Okezone, Sabtu (1/2/2020).

Baca Juga: Dua Korban Terakhir Kapal Tenggelam di Perairan Tanjungtiram Ditemukan 

Mega menyampaikan, tim rescue dari Pos SAR Mukomuko telah mencari, selama dua hari. Namun, belum membuahkan hasil. Namun hari ini, tim SAR gabungan dari Kantor SAR Bengkulu, Lanal, dan Polairud, melakukan pencarian dengan menggunakan KN 213 milik Basarnas dan Rigid Inflatable Boat (RIB), pos SAR Mukomuko.

''Untuk sementara pencarian kapal Mitra Utama yang diperkirakan terbawa arus di perairan Mukomuko, dihentikan sementara, dan akan kembali dilanjutkan kembali, besok (Minggu 2 Februari 2020)," kata Mega.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini